Tampilkan postingan dengan label lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lampung. Tampilkan semua postingan

Jumat, Desember 10

Debut Perdana SAINTSKY, Grup Band Asal Kabupaten Pringsewu

Debut Perdana SAINTSKY, Grup Band Asal Kabupaten Pringsewu

Keterangan foto: Grup Band SAINTSKY asal Kabupaten Pringsewu yang beranggotan Lima orang. (sumber: Rofai)


Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Setelah penantian yang cukup lama, akhirnya Grup Band SAINTSKY asal Kabupaten Pringsewu sukses debut album perdananya di D'JIM yakni sebuah Cafe yang berlokasi di Wates, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung pada Selasa (7/12/21) malam.

Band anak muda SAINTSKY yang bermetamorfosis dari nama sebelumnya SEVENSKY (Langit Tujuh) kini beranggotakan Dian (30) sebagai Vokalis, Renald (25) Gitaris, Kevin (24) di Keyboard, Tiar (26) sebagai Bassis dan Drummer oleh Hendra (25).

"Meraih Mimpi" pun di dapuk menjadi tema Album perdananya yang banyak menginspirasi kaula muda untuk mengejar mimpi hingga tercapai. Dan pada debut perdananya, SAINTSKY membawakan 2 (Dua) Judul lagu terbarunya yakni 'Sesalku' dan 'Mantan Terindah'.

Dalam kesempatan usai penampilannya di atas panggung, Dian sang Vokalis memberi bocoran tentang arti dan makna SAINTSKY Band kepada para penonton yang menikmati pertunjukannya sedari Pukul 19.00 WIB., yakni mengartikan 'Langit Suci', hal tersebut memberi pemahaman bahwasanya nama Grup Band SAINTSKY dapat mengudara (terbang) hingga mencapai puncaknya.

"SAINTSKY artinya Langit Suci, maksudnya yaitu supaya Band Kami eksis dan mengudara hingga puncaknya", ucap Dian menanggapi pertanyaan dari pembawa acara.

Sang Vokalis juga menambahkan informasi untuk para penikmat musik yang ingin mendengarkn lagu-lagu dari SAINTSKY dapat dinikmati di Channel Youtube SAINTSKY, Joox, Spotify, Langit Musik dan bahkan di Jejaring Sosial TikTok dengan nama akun SAINTSKY.

"Lagu-lagu Kami dengan Album Meraih Mimpi dapat Kita nikmati di Channel Youtube Kami SAINTSKY, atau yang mengunduh Aplikasi Joox, Spotify, Langit Musik dan bahkan di TikTok juga sudah tersedia", tutup Yudian Riski Pratama yang akrab disapa Mas Dian. (Mr)

Rabu, Desember 8

Sedekah Bumi Jelang Muktamar NU ke-34

Sedekah Bumi Jelang Muktamar NU ke-34

Keterangan foto: Usai hasil putusan tanggal pelaksanaan Muktamar NU ke-34. (sumber: Yusuf)

Lampung Selatan, www.lampungheadlines.com - Menyambut hasil putusan tanggal pelaksanaan Muktamar NU yang ke-34, Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung bersama Pengurus Cabang (PC) PMII Lampung Selatan dan 10 Cabang Kabupaten/Kota PMII se-Lampung akan laksanakan giat Sedekah Bumi pada hari Sabtu 11 desember 2021 mendatang.

Sedekah Bumi ini suatu bentuk Syukur Atas Tanah Lampung menjadi Tuan rumah Muktamar NU yang ke-34, agenda yang berlokasi di Marga Ratu Keratuan Menangsi, Desa Taman Baru Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan ini dilaksanakan dalam rangka memaknai ulang nilai-nilai luhur adat istiadat di Provinsi Lampung. 

Hal tersebut juga disambut baik oleh Sai Batin Lima Marga yang ada di lampung selatan dalam rangka Menyambut Muktamar NU yang akan di laksanakan di lampung, ada pun rangkaian acara yang akan di laksanakan, ziaroh bersama masyarakat adat dan PMII Cabang Se-Lampung, Istighosah, Dialog serta pemotongan hewan Kurban untuk dibagikan ke masyarakat.

Dalam kesempatan Ketua PKC PMII Lampung Ahmad Hadi Baladi Ummah menyampaikan "Bentuk syukur kami atas kepastian pelaksanaan Muktamar ke-34 PMII se-Lampung menggelar sedekah bumi dan do'a bersama, agenda ini kami niatkan agar Muktamar NU berjalan dengan sukses", ucapnya.

"Acara ini kami laksanakan bersama masyarakat adat Lampung, dalam rangka menjaga komitmen dakwah Islam Ahlusunah waljama'ah annahdliyah kami mencoba berkolaborasi dengan masyarakat adat, karena beliau-beliaulah yang terus menerus menjaga nilai-nilai luhur masyarakat Lampung, dan NU termasuk PMII harus mampu menemani dalam rangka menjaga nilai budaya dan tradisi yang ada di Lampung", imbuh Pupung sapaan akrab Ketua PKC PMII Lampung.

Ditambahkan Ketua PC PMII Lamsel, sahabat Muhammad Yusuf Kurniawan menyampaikan, "Agenda Muhun atau yang secara bahasa sering dikenal Sedekah Bumi, merupakan agenda Kita PMII Se-Lampung, yang Insyaa Allah akan dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2021, rangkaian agenda tersebut adalah Ziarah, Istighosah, orasi Ilmiah mengenai Kebudayaan dan pemotongan hewan Kurban untuk di sodakohkan. Dan Kita juga mengundang tokoh-tokoh adat nasional dan tokoh adat daerah yang ada di Lampung".

Untuk Orasi kebudayaan tersebut akan disampaikan Oleh Pangeran Edwar Syah Pernong, Koordinator Muda Nahdliyin Lampung, Katua Umum Pengurus Besar (PB) PMII dan Ketua PKC PMII Lampung. 

Sedangkan terkait dinamika ketetapan tanggal Muktamar PMII Lampung besar harapan PBNU dan kiai-kiai NU dapat mendukung dan mensukseskan kegiatan Muktamar NU ke-34 di pondok pesantren. (Red)

Sabtu, November 27

MTQ ke-48 Provinsi Lampung Resmi Dibuka, Ini Pesan Bupati Sujadi

MTQ ke-48 Provinsi Lampung Resmi Dibuka, Ini Pesan Bupati Sujadi

Keterangan foto: Bupati Pringsewu Hi. Sujadi (ke Empat dari Kanan_red) hadir dalam Pembukaan MTQ Provinsi Lampung ke-48. (sumber: Humas Prokompim Pemkab Pringsewu).

Pringsewu - B. Lampung, www.lampungheadlines.com - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Provinsi Lampung ke-48 secara resmi dibuka oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Islamic Centre, Rajabasa, Bandar Lampung, Jumat (26/11/21) malam.

Upacara pembukaan dengan standar protokol kesehatan yang ditandai dengan prosesi pemukulan bedug ini dihadiri Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Lampung beserta jajaran Pemprov, Kanwil Kementerian Agama dan Forkopimda Provinsi Lampung, serta para Bupati dan Walikota beserta Forkopimda Kabupaten dan Kota, termasuk Bupati Pringsewu Sujadi dan Ketua LPTQ Pringsewu Heri Iswahyudi beserta jajaran Pemkab, DPRD, Kemenag dan Forkopimda Pringsewu.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berpesan kepada para peserta untuk sentiasa menjunjung tinggi akhlaq yang Qur'ani agar pelaksanaan MTQ ini menghasilkan qori dan qoriah yang berkualitas, sehingga nantinya dapat bersaing pada MTQ Nasional mendatang. "Saya yakin MTQ ini akan mendatangkan keberkahan bagi Provinsi Lampung", pesan Gubernur.

Sementara itu, Kafilah Kabupaten Pringsewu yang mengikuti MTQ ke-48 Provinsi Lampung seluruhnya berjumlah 110 orang, terdiri dari peserta lomba 60 orang dan official 50 orang, yang akan mengikuti semua cabang dan tangkai yang dilombakan. Selama pelaksanaan MTQ ini, para Kafilah Pringsewu ditempatkan di Hotel Nusantara, Bandar Lampung.

Saat pelepasan Kafilah Kabupaten Pringsewu di Aula Utama Pemkab setempat, Kamis (25/11/21) lalu, Bupati Pringsewu Sujadi juga berpesan kepada para kafilah Negeri Bersahaja untuk selalu menumbuhkan semangat berjuang, serta berharap dapat bermusabaqah dengan baik, dan mematuhi segala aturan yang ada, sehingga dapat meraih prestasi yang membanggakan seluruh masyarakat Kabupaten Pringsewu. (Red)

Rabu, November 17

Bupati Sujadi Hadiri Pelantikan Ketua DPC APDESI Pringsewu Masa Bhakti 2021-2026

Bupati Sujadi Hadiri Pelantikan Ketua DPC APDESI Pringsewu Masa Bhakti 2021-2026

Keterangan foto: Bupati Pringsewu Hi. Sujadi (duduk tengah_red) berfoto bersama usai pelantikan. (sumber: Rofai)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Lampung Bapak Hi. Suhardi, S.Sos., M.M., resmi melantik Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Pringsewu bapak Abidin Ayub beserta jajarannya dengan Masa Bhakti 2021-2026, Rabu (17/11/21).

Bertempat di Aula Bupati gedung Pemerintah Kabupaten Pringsewu, proses berjalan baik dengan Protokol Kesehatan yang ketat.

Hi. Suhardi, S.Sos., M.M., selaku Ketua DPD APDESI Provinsi Lampung dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas terlantiknya kepada Ketua DPC APDESI Kabupaten Pringsewu beserta jajarannya dan supaya menjaga amanah dan dijalankan dengan baik.

"Support dari Bupati dan Wabup Pringsewu merupakan nilai tersendiri yang akan menjadi contoh bagi APDESI Kabupaten lain di Provinsi Lampung bahkan bisa menjadi percontohan di Provinsi lain", ucap Hi. Suhardi.

Ketua DPD APDESI Lampung juga menghimbau kepada Ketua DPC APDESI Pringsewu beserta jajaran supaya perlu adanya kekompakan diantara Kepala Pekon. "Harus diingat terkait Dana Desa (DD), tolong!, pergunakan DD ini sesuai Regulasi yang ada dan jangan sampai bersenggolan dengan hukum", pesannya.

Tampak hadir dalam pelantikan Bapak Bupati Kabupaten Pringsewu Hi. Sujadi Saddat, Wakil Bupati Dr. Fauzi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sukarman, S.Pd., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Eko Sumarmi, S.K.M., Kepala Kecamatan (Camat) se-Kabupaten Pringsewu, Jajaran Aparatur Pekon, Tokoh masyarakat, Tokoh agama dan tamu undangan.

Dalam kesempatan Bupati Pringsewu Hi. Sujadi sampaikan sambutannya mengucapkan selamat atas pelantikan Ketua DPC APDESI Kabupaten Pringsewu Masa Bhakti 2021-2026.

"Proses suksesi pengurusan ini sudah memenuhi semua unsur dan regulasi yang ada, APDESI ini bukanlah main main, kiprahnya juga bukan main main", ucap Bupati.

Bupati Sujadi juga mengatakan Apdesi harus 'Gagah Ojo Gragas' (Tegap dan kuat jangan Serakah_red), dan harus ada rasa kebersamaannya.

"Koordinasi harus dijaga baik dari mulai tingkat Pekon, Kecamatan hingga sampai tingkat Kabupaten, jangan terlibat dengan hukum", tegas Bupati.

Bupati mengingatkan Rencana Kerja yang sudah disiapkan untuk 5 tahun kedepan beserta anggaran-anggarannya harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Bupati Sujadi juga menegaskan "Kepala Pekon mempunyai kedudukan yang strategis dalam menjaga ideologi Pancasila, jangan sampai ada negara di dalam negara, Selamat bertugas dan selamat mengemban amanah", tutupnya.

Acara tersebut ditutup dengan do'a yang dipimpin Bapak Rohmad Hadi. (Mr)

Selasa, November 9

Kunker di Pringsewu, Riana Sari Resmikan Sekolah Lansia LKS Amanah Bunda

Kunker di Pringsewu, Riana Sari Resmikan Sekolah Lansia LKS Amanah Bunda

Keterangan foto: Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal Djunaidi (kiri_red) serahkan hadiah lomba senam usai peresmian Sekolah Lansia LKS Amanah Bunda. (sumber: Prokompim Humas Pemkab Pringsewu)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Di sela-sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Pringsewu, Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal Djunaidi meresmikan Sekolah Lansia Amanah Bunda di Pringsewu, Senin (8/11/21).

Sekolah Lansia LKS Amanah Bunda Pringsewu yang merupakan lembaga pendidikan non formal yang ditujukan bagi para lansia, saat ini menjadi satu-satunya di Provinsi Lampung.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal Djunaidi yang juga Ketua LKKS Provinsi Lampung didampingi Ketua TP-PKK sekaligus Ketua LKKS Kabupaten Pringsewu Nurrohmah Sujadi serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu Titik Puji Lestari.

Riana Sari Arinal Djunaidi berharap Sekolah Lansia LKS Amanah Bunda Pringsewu bisa menjadi percontohan dan embrio bagi kabupaten kota lainnya di Provinsi Lampung. "Kita semua pada saatnya nanti akan menua, sehingga semestinya kita memuliakan para lansia", ujarnya.

Riana Sari juga mengungkapkan bahwa Pemprov Lampung juga akan membangun sebuah Taman Lansia yang nantinya akan menjadi pusat kegiatan para lansia.

Sementara, Ketua TP-PKK sekaligus LKKS Kabupaten Pringsewu Nurrohmah Sujadi menjelaskan Sekolah Lansia LKS Amanah Bunda Pringsewu yang mulai mengawali kegiatannya sejak awal 2021 ini didirikan atas inisiasi LKKS dan Dinas Sosial Provinsi Lampung, dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup sehat serta meningkatnya usia harapan hidup disamping berdaya guna. "Di sekolah non formal ini, para siswanya yang terdiri dari para lanjut usia mendapatkan berbagai pendampingan dan pelatihan mengenai kesehatan, sosial, keagamaan dan lainnya, sehingga diharapkan mereka dapat menjalani kehidupan hari tuanya dengan bahagia dan sejahtera serta kualitas yang lebih baik", jelasnya. (Red)

Sabtu, November 6

Sambangi PWI Lambar, Wirahadikusumah: Kolaborasi untuk Perubahan di Era Digitalisasi

Sambangi PWI Lambar, Wirahadikusumah: Kolaborasi untuk Perubahan di Era Digitalisasi

Keterangan foto: Calon Ketua PWI Provinsi Lampung (baju putih_red) tengah bersilahturahmi ke PWI Lambar. (sumber: Yuda Haryono)

Lampung, www.lampungheadlines.com — Calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung, Wirahadikusumah, mengungkapkan sejumlah motivasi untuk maju dalam suksesi PWI. 

Hal ini ia ungkapkan saat bersilaturahmi ke PWI Lampung Barat (Lambar) di Pondok Bambu Sabah Beghak Pekon Sebarus Kecamatan Balik Bukit, Lambar, Sabtu (6/11/2021).

Wira yang juga Direktur salah satu media di Lampung mengungkapkan motivasi pertama, karena PWI adalah organisasi wartawan tertua yang melahirkan kader-kader hebat. 

Kedua, di era digitalisasi ini tidak hanya butuh wartawan yang mampu membuat berita dengan baik. Namun juga jurnalis yang bisa cepat beradaptasi. 

Itulah mengapa butuh dukungan semua pihak untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi wartawan untuk terus mengembangkan diri.

PWI dalam hal ini bertanggung jawab meningkatkan kapabilitas anggotanya agar cepat mengikuti perubahan. 

"Saya tentu tidak bisa melakukannya tanpa sokongan dan bantuan dari semua keluarga besar PWI. Jadi ayo berkolaborasi untuk melakukan perubahan cepat tanggap di era digitalisasi," ajaknya. 

Wira sapaan akrabnya, juga menuturkan seorang ketua esensinya adalah anggota. Tidak mungkin ada ketua tanpa anggota.

Untuk itulah dia bersilaturahmi untuk memohon doa restu kepada keluarga besar PWI Lambar. 

Ketua PWI Lambar, Rifaie Arip, mengatakan PWI Lambar tidak akan mengintervensi anggota atau pengurus dalam pemilihan ketua PWI Provinsi Lampung.

"PWI Lambar punya 18 pengurus yang memiliki hak suara dan itu dari berbagai media. Karenanya saya sepenuhnya serahkan dengan anggota," singkatnya. (Red)

Jumat, Oktober 1

Kerugian Negara Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Pringsewu Terungkap, Kejari Tetapkan Tersangka

Kerugian Negara Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Pringsewu Terungkap, Kejari Tetapkan Tersangka

Keterangan foto: Ilustrasi.

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi oleh kejaksaan Negeri Pringsewu Lampung terkait anggaran seketariat DPRD Pringsewu tahun 2019 dan 2020 ditemukan fakta baru. Jumat (1/10/2021).

Pasalnya, tim penyidik kejari setempat telah menemukan 2 alat bukti dan menetapkan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan belanja nakanan dan minuman rapat Alat Kelengkapan Dewan (Akd) dan kegiatan belanja makan dan minum rapat paripurna tahun anggaran 2019 dan Tahun Anggaran 2020.

Mewakili Kajari Pringsewu, Median Suwardi Kasi Intelejen Kejari setempat dalam keterangan pres rilinya mengatakan terkait besaran anggaran pada kegiatan belanja makan dan minum rapat Alat Kelengkapan Dewan (Akd) dan Kegiatan Belanja Makanan Dan Minum Rapat Paripurna Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 576.020.000,- (lima ratus tujuh puluh enam juta dua puluh ribu rupiah) 

Dan kegiatan belanja makan dan minum Rapat Alat Kelengkapan Dewan (Akd) dan kegiatan belanja makan dan minum Rapat Paripurna Tahun Angaran 2020 Rp. 519.750.000,- (lima ratus Sembilan belas juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah). Sehingga total anggaran sebesar Rp. 1.095.770.000,- (satu miliar Sembilan puluh lima juta tujuh ratus tujuh puluh ribu rupiah). 

"Bahwa dari kegiatan tersebut Kejaksaan Negeri Pringsewu menetapkan tersangka atas nama SRW selaku Pejabat Pelaksanan Teknis Kegiatan (PPTK) pada kegiatan tersebut dengan SPRINDIK No.01 / L.8.20/ Fd.2/10/2021 tanggal 01 oktober 2021," jelas Median.

Dalam hal ini, modus tersangka dengan cara melakukan Mark Up harga belanja makanan dan minuman Rapat Alat Kelengkanapan Dewan dan Rapat Paripurna. 

Dimana perbuatan tersangka diduga telah malawan hukum sebagaimana diatur dan diancam Primair : Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Subsidair : Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Bahwa Sesuai dengan penghitungan kerugian Keuangan Negara yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembanguan Perwakilan Provinsi Lampung No: SR -1303/PWOB/5/2021 tanggal 09 September 2021 diperoleh hasil penghitungan kerugian keuangan negara atas dugaan Tindak Pidana Korupsi penyelewengan dana kegiatan pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2019 dan 2020 sebesar Rp.311.821.300,00 (Tiga ratus sebelas juta delapan ratus dua puluh satu ribu tiga ratus rupiah).

Terhadap SRW penyidik melakukan penahanan kota dengan pertimbangan tersangka bersikap kooperatif.

Selain itu, kondisi kesehatan tersangka dalam keadaan kurang baik dibuktikan dengan surat rekam medik, selanjutnya keluarga dari Tsk telah membuat surat jaminan bahwa TSK akan terus bersifat kooperatif selama proses penyidikan berlangsung.

Selain itu pihak tsk dengan didampingi Penasihat hukum juga telah menitipkan uang titipan sejumlah Rp.295.000.000,-(Dua ratus sembilan puluh lima juta rupiah) dari jumlah total kerugian negara sebagaimana hasil penghitungan BPKP Lampung. (Mr/Nn)

Kamis, September 23

ASN Penghina Ansor-Banser (KBNU) di Medsos Sampaikan Permohonan Maaf

ASN Penghina Ansor-Banser (KBNU) di Medsos Sampaikan Permohonan Maaf

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Usai unggahan status yang menghina Organisasi Ansor-Banser di akun media sosial facebook viral dan banyak mendapatkan kecaman, Rendi Djumantoro ASN Pemprov Lampung menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar Gerakan Pemuda (GP) Ansor-Banser atau KBNU seluruh Provinsi Lampung. Kamis, 23/09/2021.


Ketua Pengurus Cabang GP Ansor Tanggamus Zulki Qurniawan, ia mengatakan bahwa selain permohonan maaf yang di sampaikan secara lisan oleh Rendi Djumantoro, disertai juga dengan adanya surat pernyataan permohonan maaf tertulis di atas materai, dan berjanji tak akan mengulang kembali kesalahan serupa dikemudian hari.

Semua pernyataan tersebut disampaikan Rendi Djumantoro pada saat menggelar pertemuan dengan pimpinan Ansor Banser wilayah Provinsi Lampung, seperti Sat Korwil Ansor Lampung Tatang Sumantri, LBH Ansor Lampung Novrizal, dan Sat Korcab Bandar Lampung Mamad Pribadi, yang bertempat di Bandar Lampung.


"Pertemuan hari ini dengan para Ansor-Banser atau KBNU, hasilnya dia (Rendi) telah menyampaikan secara lisan dan membuat surat pernyataan permohonan maaf bermaterai, serta mengakui kesalahan atas postingannya yang telah menyinggung dan menyakiti perasaan keluarga besar Ansor-Banser atau KBNU,"ucap Zulki.


Zulki mengharapkan agar kejadian ini tak kembali terulang oleh Rendi kedepannya, dan bisa menjadi sebuah pelajaran bagi yang lainnya. Agar bijak dalam menggunakan media sosial, janganlah memposting sesuatu hal yang kita sendiri tak tahu kebenaran di dalamnya, salah satunya dengan menyebarkan ujaran kebencian, menghasut dan lain sebagainya di medsos, sebab saat ini telah ada undang-undang ITE yang mengatur semua orang di dunia maya, dan bisa menjerat serta berurusan ke ranah hukum. 


" Pesan-pesan yang di sampaikan oleh ketua Sat Korwil Ansor Lampung sahabat Tatang Sumantri, kejadian seperti ini jangan sampai terulang kembali, kita sebagai anggota Banser lebih mengedepankan hubungan silaturrahmi, untuk membangun kemaslahatan yang bisa lebih bermanfaat bagi sesama, saling bahu-membahu membangun NKRI dan Islam yang rohmatan lil allamin,"tandas Zulki Qurniawan.(Rudi)

Rabu, September 8

Kunjungan Kedua di Pringsewu, Menteri Koperasi & UMKM Agendakan ke Pusat Oleh-oleh

Kunjungan Kedua di Pringsewu, Menteri Koperasi & UMKM Agendakan ke Pusat Oleh-oleh

Keterangan foto: Bupati Pringsewu Hi. Sujadi sambut Kunker Menteri Koperasi dan UMKM RI Drs. Teten Masduki bersama Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi. (sumber: Humas Prokompim Pemkab Pringsewu)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Setelah beberapa hari yang lalu Presiden RI Joko Widodo hadir melakukan kunjungan kerja di Provinsi Lampung sekaligus meresmikan bendungan Way Sekampung, kini Menteri Koperasi dan UMKM RI Drs.Teten Masduki juga mendatangi Kabupaten Pringsewu untuk kedua kalinya. Kali ini Teten Masduki meninjau pusat oleh-oleh Pringsewu yaitu UMKM Rafin's Snack yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman Pringsewu Kelurahan Pajaresuk, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Rabu (8/9/2021).

Menteri Koperasi dan UMKM RI juga hadir didampingi sejumlah Deputi, Gubernur Lampung Ir.Arinal Djunaidi, Bupati Pringsewu H.Sujadi, Anggota DPRD Pringsewu Maulana M.Lahudin, beserta jajaran pejabat Pemprov dan Pemkab juga Forkopimda Provinsi Lampung dan Forkopimda Kabupaten Pringsewu.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Koperasi dan UMKM bersama Gubernur dan Bupati berkesempatan untuk melihat lebih dekat produk-produk Rafin's yang terbuat dari bahan baku kulit ikan patin dan lainya. Mulai dari proses produksi, pengemasan, sampai penjelasan proses pemasarannya.

Teten Masduki mengaku kagum dan menyambut baik produk Rafin's yang ada di Pringsewu. Teten juga menawarkan untuk lebih menyebarluaskan produknya, Rafin's dapat masuk ke bandara dan mengisi sajian camilan di pesawat Garuda Indonesia. Menteri juga mengarahkan agar pemasarannya lebih dikembangan lagi dengan masuk ke toko-toko besar atau mall, "Ini merupakan bentuk kreatifitas anak muda di Pringsewu sekaligus keberadaannya bisa menjadi inspirasi bagi anak muda lainnya," katanya.

Teten meminta agar adanya keterjaminan bahan baku yang dibutuhkan untuk proses pembuatan produk. Pihaknya mengaku siap membantu mengenalkan produk tersebut lebih luas, diantaranya melalui bandara-bandara dan maskapai Garuda Indonesia.

Sementara Bupati Pringsewu H.Sujadi mengaku senang dan bangga meskipun Pringsewu tidak memiliki sumber daya alam berupa laut namun memiliki sumber daya manusia yang dapat diandalkan sebagaimana Rafin's Snack yang dimiliki oleh anak muda Pringsewu. Bupati berharap Rafin's Snack dapat menjadi produk makanan ringan kebanggaan Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, dan bahkan Indonesia pada umumnya.

Pada kesempatan yang sama Owner Rafin's Snack juga mengungkapkan kebanggaannya serta rasa terimakasih kepada Menteri Koperasi dan UMKM karena produk-produk snack yg dihasilkannya ini akan dibantu pemasarannya secara lebih luas, bukan hanya di Indonesia saja bahkan sampai mancanegara. Beberapa negara diantaranya yang sudah masuk sebagai tujuan pemasaran Rafin's Snack adalah Singapura, Tiongkok, dan Mesir. Dijelaskan pula olehnya Ownner bahwa produk Rafin's terdiri dari 6 (enam) produk yang masing-masing terdiri dari 2 (dua) rasa, totalnya terdapat 12 produk dan sudah bersertifikasi BPOM. (Red)

Minggu, September 5

NGO JPK Lampung Ajak Masyarakat Awasi  Monopoli Proyek APBN 2021 Diduga Kusut

NGO JPK Lampung Ajak Masyarakat Awasi Monopoli Proyek APBN 2021 Diduga Kusut



Lampung - NGO JPK (Jaringan Pemberantasan Korupsi) Provinsi Lampung mengajak  lapisan masyarakat untuk ikut berperan serta melakukan pengawasan atas realisasi pekerjaan infrastruktur satuan kerja vertikal tahun 2021 di Provinsi Lampung. 


Hal ini sesuai dengan tujuan pemerintah untuk  meningkatkan produktivitas dan konektivitas,diantaranya  infrastruktur dasar seperti rumah,  infrastruktur energi dan pangan, infrastruktur untuk konektivitas dan mobilitas, serta akses TIK (teknologi informasi dan komunikasi). 



Ketua NGO JPK Korwil Lampung Detria Jaya atau yang akrab dipanggil Ajo, mengatakan peran serta masyarakat dalam pengawasan kegiatan proyek ini sangat dibutuhkan agar meminimalisir kecurangan dan penyimpangan yang terjadi.



Dimana proyek infrastruktur tersebut dibiayai APBN dan peruntukannya adalah untuk masyarakat banyak.



"Bahkan pembangunan tersebut sudah dinanti bertahun -tahun oleh masyarakat.,"kata Ajo. 



Ditegaskannya, Kegiatan proyek yang dilakukan oleh pemerintah melalui rekanan berpotensi diselewengkan.Seharusnya di awasi secara ketat oleh konsultan pengawas dan satker terkait. 


Oleh karena itu, kata Ajo perhatian negara ke Lampung melalui alokasi APBN untuk mempercepat pembangunan diharapkan tidak disalahgunakan melalui kongkalikong oknum-oknum pejabat kementerian dan lembaga yang berkolusi dengan kaum kuat bermodal. 


"Terpanggil untuk pencegahan terhadap praktik KKN dalam realisasi proyek negara melalui dana APBN, maka kami dari NGO JPK  siap mengawal temuan tindak pidana korupsi sampe tuntas, "tegas Ajo melalui keterangan tertulisnya. 



Sementara, dugaan atas kusutnya pelaksanaan proyek APBN di Provinsi Lampung terkuak setelah beberapa media daring lokal memberitakan terkait dugaan kusutnya realisasi pekerjaan proyek APBN dengan total biaya Rp. 168 miliar, dikutip di sinarlampung.co pada 4 September 2021.


Diantaranya pembangunan Pengamanan Pantai Kalianda objek Pantai Sukaraja, Kabupaten Lampung Selatan, yang kerjakan PT. Basuki Rahmanta Putra, dengan nilai anggaran Rp Rp67,786 miliar(Rp67.786.022.202,80),  pembangunan Pengaman Pantai Kalianda objek Pantai Maja, juga di Kabupaten Lampung Selatan dikerjakan PT. Mina Fajar Abadi dengaan nilai anggaran Rp38 Miliar (Rp38.061.681.300). 


Lalu proyek pembangunan Rumah Susun Universitas Lampung (Unila) di Bandar Lampung, dikerjakan PT. Sihyong Jaya Persada, Rp11,659 miliar (Rp11.659.239.900),proyek pembangunan Rumah Susun Institut Teknologi Sumatera (Itera) Bandar Lampung, dikerjakan PT Pubakot Jaya Abadi, dengan anggaran Rp23,436 miliar (Rp23.436.035.084).


Dan terakhir proyek pembangunan Jalan Lingkar Itera, Kabupaten Lampung Selatan,yang dikerjakan PT Bangun Yodya Persada, anggaran Rp19,9 miliar (Rp19.953.491.000). 

(Red)

Jumat, September 3

Bapas Pringsewu Ajak Klienpas Ikhlas Bertaubat

Bapas Pringsewu Ajak Klienpas Ikhlas Bertaubat

Keterangan foto: Peserta Klienpas tengah ikuti Bimbingan Kerohanian Praktekkan Pemandian Jenazah di Bapas Pringsewu. (sumber: Nn)


Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung gelar Bimbingan Kerohanian yang diikuti oleh 40 Klienpas warga binaan bertempat di Aula kantor setempat, Jum'at (3/9/2021).

Bekerjasama dengan Pondok Pesantren Ar Rahman Warga binaan Bapas Pringsewu ikuti bimbingan praktek Simulasi Pemandian Jenazah. Praktek dilakukan dengan menggunakan media Patung Boneka sebagai obyek yang dimandikan.

Ustadz Nur Islam dari Pondok Ar Rahman selaku Pembimbing praktek sebelumnya memberi kajian-kajian keislaman kepada para klien mengenai arti hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga peserta Klienpas memahami perlunya memohon Taubat atas dosa-dosa lalu.

"Harapannya dengan mengikuti praktek pemandian Jenazah ini para peserta benar-benar melakukan secara ikhlas lahir dan batin", ucap Ustadz Nur.


Dalam kesempatan Ustadz Nur juga menyampaikan QS An Nisa ayat 31 yang artinya sebagai berikut:

"Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (Surga)".

Lanjut Ustadz Nur menyampaikan "semua manusia akan dihadapkan dengan kematian dan akan dimandikan seperti dalam praktik pemandian Jenazah ini, dan setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan, namun perlu diingat segala dosa yang pernah diperbuat oleh manusia tentu saja mengharap ampunan dari Tuhan, maka itu manusia harus mau bertaubat dan tidak mengulangi perbuatan tersebut kembali", pesannya.

Dalam acara Bimbingan tersebut Prayudha Rachmadany Kepala Bapas Pringsewu juga menyampaikan beberapa pesan jika melakukan dosa ataupun kesalahan, maka segeralah untuk bertaubat.

"Ikhlaslah saat melakukan sebuah taubat, dan harus dengan ikhlas untuk menjalankannya. Karena dengan keikhlasan itu artinya hanya mengharapkan ridho dari Allah SWT", ucapnya.

Prayudha juga mengatakan menyesali perbuatan selain harus mengakui dosa, juga seyogyanya memiliki rasa penyesalan, sehingga penyesalan tersebut akan memberikan kemampuan untuk takut dan menjadi penghalang apabila berniat mengulang kembali kesalahan atau dosa tersebut.

"Ambil Hikmah dalam acara Bimbingan Kerohanian ini, lepas dan tinggalkan semua perbuatan dosa", singkat Kepala Bapas Pringsewu.

Acara Bimbingan Kerohanian tersebut berjalan dengan lancar dan tetap mematuhi Prokes Covid 19 yang terbagi dalam 2 (Dua) Sesi. (Mr)

Kamis, September 2

Kedatangan Kedua Presiden Joko Widodo ke Pringsewu, Bendungan Way Sekampung Diresmikan

Kedatangan Kedua Presiden Joko Widodo ke Pringsewu, Bendungan Way Sekampung Diresmikan

Keterangan foto: Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo resmikan Bendungan Way Sekampung, 2 September 2021. (sumber: Humas Prokompim Pemkab Pringsewu)


Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Bendungan Way Sekampung di Pekon Bumiratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, Kamis (2/9/2021) petang.

Peresmian dilakukan dengan protokol kesehatan ketat dan undangan terbatas, ditandai dengan pemutaran roda pintu air serta penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi, didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, Kapolri Jenderal Pol. Sigit Listyo Prabowo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Bupati Pringsewu Sujadi.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Pangdam Sriwijaya, anggota Komisi V DPR RI dan jajaran forkopimda Provinsi Lampung.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menyampaikan ungkapan rasa syukur bahwasanya Bendungan Way Sekampung yang dibangun sejak tahun 2016, telah selesai dan siap difungsikan.

Dikatakan, pembangunan Bendungan Way Sekampung yang menelan biaya Rp1,78 triliun dan memiliki kapasitas tampung 68 juta meter kubik, dengan luas genangan 800 hektare, memiliki multifungsi, yaitu untuk keperluan irigasi, penyediaan air baku, pembangkit listrik, serta pengendalian banjir.

Disampaikan Presiden Jokowi, Bendungan Way Sekampung mampu mengairi 55.000 hektar daerah irigasi existing dan 17.500 hektar daerah irigasi baru. "Artinya, ini ada ekstensifikasi. Dan mampu menyediakan air baku hingga 2,737 liter/detik, dan sebagai sumber pembangkit listrik 5,4 megawatt, serta mampu mereduksi banjir dengan persentase sebanyak 8,85 persen", katanya.

Dengan menggunakan sistem kaskade, lanjut Jokowi, Bendungan Way Sekampung diharapkan dapat menjaga kontinuitas ketersediaan air irigasi di Provinsi Lampung yang merupakan salah satu lumbung pangan nasional, sehingga dapat meningkatkan produksi pertanian sekaligus kesejahteraan para petani. (Red)

Rabu, Maret 10

Deki Pebriansyah Resmi Nahkodai Himals Periode 2021-2023

Deki Pebriansyah Resmi Nahkodai Himals Periode 2021-2023

Keterangan foto: Deki Pebriansyah terima secara simbolis menjadi Ketua Himals ke-X periode 2021-2023 di Aula Safinatun Najah. (sumber: Yusuf)


Lampung Selatan, www.lampungheadlines.com - Melanjutkan sidang kongres Himpunan Mahasiswa Lampung Selatan (HIMALS) ke-X di Aula Dinas pendidikan yang sempat terhenti karena chaos, dan dilanjutkan di Aula Safinatun Najah, kelurahan Way Lubuk, Selasa (9/3/2021).

Kongres tersebut dihadiri oleh ketua Demisioner Himals Yudi Suprayoga, Pengurus Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pengurus Cabang pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), LMND, Ketua BEM STIE Muhammadiyah, Ketua BEM STIH Muhammadiyah, mahasiswa STAI Yasba, mahasiswa IAI Annur, serta mahasiswa UIN Raden Intan Lampung, UNILA, STKIP PGRI Bandar Lampung, Malahayati. Yang berdomisili di Lampung Selatan serta stakeholder-stakeholder yang ada di Lampung Selatan.

Hingga berlangsungnya kongres Himals ke-X melalui tahapan-tahapan dan seleksi calon Ketua periode 2021-2023, Deki Pebriansyah dan Jaya Apriyanto maju sebagai calon kandidat Himals.

Dalam hal ini Kongres Himals di selenggarakan secara demokrasi diikuti oleh seluruh mahasiswa berdomisili Lampung Selatan yang di tunjukkan dengan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

Melalui tahapan-tahapan hingga dinamika proses terjadinya kongres Himals ke-X, Deki Pebriansyah terpilih secara demokrasi dan asas terbuka, ketua umum Himpunan Mahasiswa Lampung Selatan (HIMALS) periode 2021-2023.

Pada kesempatan itu ketua Demisioner Yudi Suprayoga periode 2010-2012 memberikan saran terhadap Mahasiswa Lampung Selatan khususnya Himals, "harapan saya semua mahasiswa Lampung Selatan bisa menjaga dan merawat kembali organisasi Himals ini yang sudah berapa kali dipimpin oleh sekeliling orang yang kongres kucing-kucingan untuk melanggengkan kekuasaan nya di Himals", harap Yudi.

Hal ini pun dipertegas dalam sambutannya "Himals ini adalah milik semua Mahasiswa Lampung Selatan dan jangan sampai hal ini terulang kembali yang mengakibatkan wadah intelektual Mahasiswa terkontaminasi oleh segelintir kelompok yang ingin menguasai dan haus akan jabatan untuk kepentingan-kepentingan praktis", tegasnya.

Dalam sambutannya Deki Pebriansyah selaku Ketua umum himals terpilih menyampaikan pesan "Himals harus menjadi wadah yang mampu mengakomodir semua elemen Mahasiswa Lampung selatan, tanpa melihat latar belakang organisasi maupun mahasiswa yang non organisasi. Sehingga kedepannya Mahasiswa Lampung Selatan mampu bersinergi secara kolektif untuk menjadi solusi di setiap masalah yang ada di daerah Lampung Selatan", ujarnya.

Selanjutnya dipenghujung acara seluruh Mahasiswa Lampung Selatan dan ormawa internal maupun eksternal memberikan harapan dan ucapan selamat atas terpilihnya Deki Pebriansyah sebagai ketua umum HIMALS. (Red/Ysf)

Selasa, Februari 23

Bupati Serahkan SK PNS kepada 17 CNPS Pemkab Pringsewu

Bupati Serahkan SK PNS kepada 17 CNPS Pemkab Pringsewu

Keterangan foto: Bupati Pringsewu Hi. Sujadi secara simbolis serahkan petikan SK PNS kepada 17 CPNS Pemkab Pringsewu. (sumber: Humas Prokopim Pemkab Pringsewu)


Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Sebanyak 17 Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Kabupaten Pringsewu menerima petikan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil dari Bupati Pringsewu H.Sujadi.

Prosesi penyerahan SK digelar secara terbatas di Aula Utama Pemkab Pringsewu, Selasa (23/2/21), dihadiri sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemkab Pringsewu.

Ke-17 CPNS yang menerima SK PNS 100% tersebut terdiri dari formasi umum (CPNS pengganti) dan formasi khusus (bidan PTT dan STTD)

Bupati Pringsewu H.Sujadi didampingi Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Hasan Basri, SE, MM dan Kepala BKPSDM Ani Sundari, SSTP, MM berharap para Calon Pegawai Negeri Sipil yang telah memperoleh petikan SK Bupati Pringsewu sebagai Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemkab Pringsewu dapat melaksanakan tugas dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab sebagai seorang Aparatur Sipil Negara. (Red)

Warga Dua Kecamatan di Pringsewu Demo & Hadang Truck Fuso

Warga Dua Kecamatan di Pringsewu Demo & Hadang Truck Fuso

Keterangan foto: Tampak Massa dari Dua Kecamatan tengah berkumpul didepan balai Pekon Banyumas dan dijaga oleh petugas dari Polsek Sukoharjo maupun Koramil. (sumber: Yuda)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Ribuan warga dari Dua Kecamatan yakni Kecamatan Banyumas dan Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu turun kejalan-jalan dan memadati balai Pekon Banyumas, melakukan gerakan demonstrasi serta menghadang truck Fuso yang bermuatan pasir.

Diketahui para pendemo tengah memprotes angkutan pasir dengan muatan berlebih yang melintas, dan disinyalir menimbulkan kerusakan jalan di Dua Kecamatan.

Aris (55) yang merupakan salah satu warga mengatakan aksi ini merupakan bentuk protes akibat dilalui oleh armada pengangkut jenis truck Fuso dengan kapasitas berlebih yang melintasi jalan poros.

"Kami, para pengguna jalan yang menjadi korban akibat jalanan rusak. Ini akibat truck Fuso pengangkut pasir yang melebihi kapasitas," keluh Aris.

Dalam tuntutannya, massa menolak kehadiran truck pengangkut jenis Fuso beroperasi di jalan poros arah Kecamatan Banyumas.

Sementara itu kepala Pekon Banyumas Bapak Wasino saat dikonfirmasi belum dapat memberikan tanggapannya, dan nampak petugas dari Kepolisian Sektor Sukoharjo beserta Koramil sudah berada di lokasi dimana massa berkumpul guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diharapkan. (Mr)

Selasa, Februari 16

Komisi II DPRD Tanggamus Minta Pemkab Tegas, Mujib Umam: Coba Belajar Dari Padang Dan Bogor

Komisi II DPRD Tanggamus Minta Pemkab Tegas, Mujib Umam: Coba Belajar Dari Padang Dan Bogor

Keterangan foto: Mujibul Umam, S.E., Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus dari Partai PKB. (sumber: Rudi)


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Anggota Komisi II DPRD Tanggamus Mujibul Umam turut menyoroti terkait penandatanganan MoU antara Pemkab Tanggamus dengan PT. Indomarco Prismatama, dan PT. Alfaria Trijaya belum lama ini, agar bukan hanya sekedar mendatangkan investor dan memperbanyak toko modern semata. Selasa, 16/02/2021.

Menurut anggota legislatif dari fraksi PKB ini, pemerintah Tanggamus harus lebih mengedepankan kepentingan masyarakat dibawah, mulai dari hal pengawasan, meningkatkan produk pemasaran UMKM, tenaga kerja dan lain sebagainya sesuai dengan peraturan yang berlaku di kabupaten berjuluk bumi begawi Jejama ini.

Masalah jam operasional buka tutup kedua toko modern ini di Tanggamus, pemkab harus jeli dimana selama ini telah dilanggar kedua perusahaan tersebut terkait buka tutup jam operasional toko, yang telah di atur kedalam peraturan daerah (Perda) tahun 2019. Namun dalam kenyataannya dan bukan menjadi rahasia umum lagi di masyarakat Tanggamus. Perda benar-benar harus ditegakkan oleh pemerintah Daerah.

Peraturan Daerah (Perda) nomor 172 Tahun 2019, dan peraturan daerah kabupaten Tanggamus nomor 08 Tahun 2019, tentang penataan toko swalayan dan minimarket yang diterbitkan oleh Bagian Hukum Sekretariat daerah kabupaten Tanggamus. Di dalam salah satu pasal, yakni di pasal 8 yang berbunyi, jam kerja toko swalayan dan minimarket adalah sebagai berikut. (a) Untuk hari Senin sampai dengan hari Jumat pukul 10.00 wib sampai dengan pukul 22.00 waktu setempat. (b). Untuk hari Sabtu dan Minggu pukul 10.00 sampai dengan pukul 23.00 waktu setempat.

" Hampir pasti selalu buka kedua outlet tersebut mulai jam 07.00, inikan sudah melanggar Perda kita, selama ini dibiarkan begitu saja oleh pemkab, jadi untuk apa perda ini di buat jika tak diberlakukan, jangan tutup mata! kasian warung-warumg kecil!. Kemudian jarak pun harus di atur jangan berdekatan dengan pasar tradisional, ini sembrawut saya lihat,"tegasnya.

Lalu, Mujib meminta Bupati Tanggamus supaya ada keterlibatan masyarakat didalamnya, yang mempunyai produk-produk UMKM, bukan hanya sekedar produk lokal pelaku UMKM yang masuk gerai pasar modern, sebab ketika produk UMKM akan di masukan butuh syarat dan Regulasi yang panjang sehingga produk dari pelaku UMKM belum cukup kuat memenuhi syarat display produk tersebut untuk masuk ke toko modern ini. Artinya harus ada kontribusi dari kedua perusahaan tersebut ke daerah dengan cara menjual produk UMKM disana.

" Tapi lebih dari itu, pelaku usaha pasar modern itu harus menyediakan space minimal untuk 3 grobak UMKM di depan otlet pasar modern tersebut, selama ini pun jika ingin berdagang disana harus bayar uang sewa, jika perlu saat ini harus gratis, untuk produk UMKM kita, boleh-boleh saja menambah toko-toko modern ini. Selain itu tenaga kerja harus 80% beralamat dan ber-KTP di Tanggamus, sebab masih ditemukan yang bekerja di toko ritel ini warga luar dari Tanggamus,"jelasnya.

Dan Pemkab Tanggamus wajib juga punya satu lahan di setiap rest area sebagai sarana untuk penjualan produk-produk UMKM dan kerajinan khas Tanggamus, supaya untuk para traveling maupun masyarakat luar Tanggamus yang singgah untuk membeli produk UMKM masyarakat Tanggamus. Jangan hanya dikuasai oleh pebisnis-pebisnis besar saja, seperti Indomaret dan Alfamart, keduanya harus berimbang sehingga ekonomi kerakyatan berjalan sesuai UUD 45.

" Pemkab Tanggamus mungkin bisa belajar seperti daerah Padang dan Bogor, perda di buat melarang menjamurnya toko ritel, daerah Bogor disana sampai sekarang membatasi akses pengembangan indomaret dan alfamart, hanya memberikan izin dinas koperasi UMKM mendirikan minimarket lokal di wilayah Bogor kota dengan seluruh anggota koperasinya dan ASN dari kota bogor itu sendiri, Pemkab Tanggamus harus belajar dari situ,' harus tegas,''tandas Mujibul Umam. (Rudi)

Kisah Inspiratif Eko Priatmoko, Seorang ASN di Lingkungan Pemkab Pringsewu & Bertani di Rumah

Kisah Inspiratif Eko Priatmoko, Seorang ASN di Lingkungan Pemkab Pringsewu & Bertani di Rumah

Keterangan foto: Eko Priatmoko ditengah kebun miliknya saat sepulang kerja dan dihari liburnya sebagai ASN di Lingkungan Pemkab Pringsewu. (sumber: Yuda)


Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Eko Priatmoko yang akrab disapa mas Eko seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu yang bertugas dibagian Humas Protokol dan Komunikasi Pimpinan, mengisi hari liburnya menjadi petani sayur dengan lahan seluas 5000 M² miliknya di pekon Pandansari Selatan kecamatan Sukoharjo.

Ketika ditemui, mas Eko di kediamannya di Pekon Pandansari Selatan, Kecamatan Sukoharjo mengatakan menjadi petani sayur sudah ia tekuni dari tahun 2018 berkat ilmu dari orangtuanya yang seorang petani.

"Alhamdulillah sangat membantu perekonomian keluarga apalagi disaat situasi Pandemi Covid-19 seperti ini, karena sayuran perawatanya gampang dan nilai jualnya lumayan bagus", kata ASN golongan 3A Minggu (15/2/2021).

Meski hasil pertaniannya cukup memberi pendapatan lebih untuk keluarganya, Eko menegaskan bahwa tugasnya sebagai ASN tetap paling utama, setiap pulang kerja dan hari libur saja dipergunakanya untuk mengurus tanaman sayur di kebun miliknya.

"Meskipun bertani, namun tugas sebagai ASN tetap utama, karena itu adalah amanah yang diberikan dari masyarakat, dan bertani hanyalah kesibukan diluar tugas jabatan,” jelasnya.

Mas Eko mengaku tanaman yang dirinya tanam seperti Terong, Gambas dan Pare di tanah tersebut, namun tanaman utamanya tetaplah terong, dan saat ini Dirinya telah mempunyai pelanggan tetap (Pengepul) untuk pemasaran Terong tersebut ke pasar tradisional yang ada di wilayah Pringsewu.

Lebih lanjut ia menambahkan info, Sayuran jenis terong bisa di panen 50 kali, setiap se-Minggu hasil panen bisa mencapai 5 kwintal kalau di jual Rp. 2,5 juta persatu kali panen. "Saya berharap masyarakat yang memiliki lahan dapat memanfaatkan lahannya untuk menanam Hortikultura supaya menambah penghasilan", tutupnya. (Mr)

Senin, Februari 15

Banjir Genangi Jalan Lintas Barat Pringsewu

Banjir Genangi Jalan Lintas Barat Pringsewu

 

Keterangan foto: Tampak salah satu tim BPBD Pringsewu tengah membantu pengendara. (sumber: @InfoPringsewu)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Hujan dengan intensitas ringan hingga deras yang mengguyur menimbulkan banjir dibeberapa titik di wilayah Kabupaten Pringsewu, Senin (15/2/2021) malam.

Banjir tampak terlihat dalam video yang terekam di Jalan Lintas Barat tepatnya di Pekon Wates. Disadur dari akun Media Sosial @InfoPringsewu terlihat banjir mencapai ketinggian 20 Cm hingga 30 Cm sebatas lutut kaki orang dewasa.

Dalam rekaman juga diketahui tim BPBD sudah berada di lokasi dibantu bersama warga sekitar membantu pengendara baik roda dua maupun roda empat agar berhati-hati dengan mengurangi kecepatan berkendara serta dari Polsek Gading Rejo yang turut menertibkan pengendara guna menghindari kemacetan.

Kasim (55) pengendara roda empat dari arah Gading Rejo yang menuju Pringsewu mengatakan banjir menggenang di Jalan Lintas Barat di Pekon Wates sampai mendekati Rest Area Pringsewu dan terlihat dari sekitar pukul 19.00 WIB.

"Banjirnya tinggi Mas, tadi Saya lihat warga yang berdiri airnya sampai lutut orang dewasa", beber Kasim.

Belum ada informasi kerugian akibat banjir tersebut, Kepala Pekon Wates Iwan Kristiana saat dihubungi awak media aktif namun tidak terangkat, dan untuk info bagi pengendara dari arah Kecamatan Gading Rejo Pringsewu menuju Kecamatan Pringsewu ataupun sebaliknya, banjir menggenang 10 meter dari balai Pekon Wates hingga didepan kantor Dinas Pertanian di Pekon Wates Timur.

Hingga berita ini diturunkan banjir masih menggenangi jalan namun berangsur surut seiring intensitas hujan yang mulai mereda. (Mr)

Sabtu, Februari 13

Gempa Guncang Pesisir Barat Lampung Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Guncang Pesisir Barat Lampung Tidak Berpotensi Tsunami

Keterangan foto: Titik gempa terjadi di 193 Km Barat Daya dari Pesisir Barat, Lampung. (sumber: BMKG)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Gempa Magnitudo berkekuatan 5,3 Skala terjadi di Pesisir Barat, Lampung, Sumatera Selatan.

Disadur dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi sekitar pukul 11.20 WIB., Sabtu (13/2.2021). Pusat gempa terjadi di titik 6,81 Lintang Selatan dan 103,30 Bujur Timur, 193 Km Barat Daya dari Pesisir Barat, Lampung.

Gempa terjadi dikedalaman 10 Km, dan gempa tidak berpotensi tsunami. Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan kerusakan akibat gempa ini. (Red)

Selasa, Februari 9

Dinsos Berikan Klarifikasi Soal Pendataan PKH, Zulpadli Tuding Pendamping PKH "Mau Mudahnya Saja"

Dinsos Berikan Klarifikasi Soal Pendataan PKH, Zulpadli Tuding Pendamping PKH "Mau Mudahnya Saja"

Keterangan foto: Kantor Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus. (sumber: Rudi)


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Tanggamus, turut memberikan klarifikasinya terkait dengan pemberitaan carut marutnya pendataan program PKH di kabupaten Tanggamus, Melalui via WhatsApp kepada wartawan Lampungheadlines.com, Selasa (09/10/2020).

Untuk itu hanya sedikit kalimat yang diuraikan media ini, sebab sangat panjang jika di uraikan, nanti klarifikasi secara lengkap dari kadis sosial tersebut dapat di baca oleh pembaca pada bagian paling akhir berita ini.

Menurut Kepala Dinas Sosial Zulapdli, Selama ini Dinsos Tanggamus telah melakukan upaya koordinasi, pembinaan, dan sosialisasi penggunaan aplikasi setiap versi sesuai arahan pihak kemensos, Kerjasama dengan supervisor SLRT dan kepada Camat dan membangun kerjasama dengan Disdukcapil setempat.

Adapun upaya pemutakhiran data, setiap tahun ada dua periode pemutakhiran, yaitu pada bulan Juli-Agustus, untuk SK Mensos pada bulan Oktober, dan periode Desember-Januari, untuk SK Mensos selambatnya bulan Maret setiap tahunnya. Saat ini juga di Kabupaten Tanggamus telah memiliki 302 Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di Pekon/Kelurahan sejak Januari 2020. 

" Puskesos ini, selain sebagai tempat layanan dan rujukan kesejahteraan sosial, juga bertugas untuk melakukan verifikasi dan validasi atau pemutakhiran data melalui aplikasi SIKS-NG, yang langsung terintegrasi dengan Pusat Data dan Informasi Kemensos (Pusdatin) untuk di Tanggamus sejak priode juli 2020 sudah melalui petugas puskesos," terang Zulpadli dalam keterangannya tersebut.

Ketika ditanya, Apakah berjalan dengan baik puskesos di seluruh Pekon/kelurahan di kabupaten Tanggamus, Zulpadli menyampaikan hanya sebagian daerah saja yang telah berjalan dengan baik, seperti di kecamatan Semaka, Bandar Negeri Semuong, Kotaagung barat, Sumberejo, Gisting, Talang Padang, Airnaningan yang baik perjalanannya.

''Sebab di beberapa daerah ada terkendala dengan jaringan dan sarana IT, tapi semua itu telah berjalan. Serta pegawai puskesos sendiri di ambil pihak pekon/kelurahan, dengan pembiayaan bersumber dari keuangan Pekon/kelurahan," jelasnya.

Kemudian, terkait dengan keluhan dari pihak pendamping PKH yang biasa di lapangan, yang terkadang mereka selalu berbenturan dengan pihak pekon terkait permintaan data, sering abai akan hal ini, bahkan kelurahan di rasa mereka lebih cuek lagi. Melihat fenomena ini Kadinsos Tanggamus mengatakan bahwa pihak pendamping PKH tersebut mau enaknya saja.

" Ini masih baru, sebab kadang puskesos sangat banyak pekerjaan, dukungan dana belum, sementara pendamping PKH mungkin terlihat mau mudahnya saja. Kalau sinergi terbangun sebagai sama-sama petugas dalam urusan kesejahteraan sosial semestinya saling mendukung,"Ujar Zulpadli.

Setelah ungkapan kata-kata yang dilontarkan oleh Kadinsos Tanggamus kepada para pendamping PKH yang selama ini hanya mau enaknya saja, buru-buru disanggah olehnya setelah wartawan bertanya kalimat tentang tudingan tersebut, malah membalikan kesalahan ke pada pihak puskesos.

" Bukan begitu puskesosnya barangkali, sebab pasti yang di minta pendamping ke puskesos itu Data, dan mereka memang aparat di bawah. Kalau saling sinergi, saling mendukung dengan prinsip mengutamakan pelayanan gak akan terjadi saling klaim,"tutupnya.

Salah satu pendamping PKH di Tanggamus, yang mewanti-wanti namanya tak disebutkan oleh media ini, ia menceritakan perjalanan program PKH serta keluhannya selama berada di lapangan. Dari program sikngie yang di pegang oleh operator pekon masing-masing, pihak pekon/kelurahan lah yang usul dengan cara mengusulkan warganya tersebut melalui DTKS pekon/kelurahan.

" Dinsos meng-aprove datanya dan dikirim ke pusdatin, selanjutnya turun ke dinsos by name by address, kami turun ke lapangan untuk memverifikasi data, itu pun secara online, langsung sesuai dengan pertanyaan pada aplikasi dan sesuai fakta yang ada di lapangan. Terkadang ada pihak pekon/kelurahan lebih dulu mendata keluarga dan orang terdekatnya. Kami selalu benturan jika turun di Pekon dengan aparat Pekon, jika ada apa-apa atau masalah kami inilah yang kena serang,"keluhnya. 

Dalam klarifikasi yang dikirimkan ke media Online Lampungheadlines.com, tentang klarifikasi dinas sosial kabupaten Tanggamus terkait pemberitaan Pendataan PKH di Kabupaten Tanggamus. bisa dibaca sebagai berikut.


Assalamualaikum wr wb

Tabik Pun...

Selama ini Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus telah melakukan upaya koordinasi, pembinaan, dan sosialisasi penggunaan aplikasi setiap versi sesuai arahan pihak kemensos, Kerjasama dengan supervisor SLRT dan kepada Camat dan membangun kerjasama dengan Disdukcapil.

Adapun upaya pemutakhiran data, setiap tahun ada dua periode pemutakhiran, yaitu pada bulan Juli-Agustus, untuk SK Mensos pada bulan Oktober, dan periode Desember-Januari, untuk SK Mensos selambatnya bulan Maret setiap tahunnya. Saat ini juga di Kabupaten Tanggamus telah memiliki 302 Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di Pekon/Kel sejak Januari 2020. 

Puskesos ini, selain sebagai tempat layanan dan rujukan kesejahteraan sosial, juga bertugas untuk melakukan verifikasi dan validasi atau pemutakhiran data melalui aplikasi SIKS-NG, yang langsung terintegrasi dengan Pusat Data dan Informasi Kemensos (Pusdatin) untuk di Tanggamus, sejak priode juli 2020 sudah melalui petugas puskesos.

Selain itu, pada setiap periode, Kemensos akan mengirimkan aplikasi versi terbaru dengan username masing-masing ke pekon, yang memuat tentang Data rumah tangga  yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Tugas pekon selalu melakukan pengecekan agar data tersebut update setiap waktu, menyesuaikan atau padan dengan dokumen kependudukan dan capil serta keadaan atau fakta dilapangan, secara online dengan menggunakan Teknologi Informasi.

Untuk Kabupaten Tanggamus sendiri, progres terus berjalan, sehingga saat ini kita berada pada peringkat 180 dari 514 Kab/Kota yang telah melakukan pemutakhiran data. Untuk yang tahun ini, sejak bulan Desember 2020, kami sudah memerintahkan seluruh pekon untuk melakukan musdes/muskel khusus tentang DTKS, dalam rangka pemutakhiran yang harus di uproud data dan dokumen sampai tgl 31 Januari 2021 dan diperpanjang sampai minggu ke 2 Februari 2021 ini.

Namun kami mengakui, tidak menutup kemungkinan masih ada pekon/kelurahan yang terkendala dengan kondisi jaringan telekomunikasi, biaya, personil, sehingga belum optimal dalam melakukan pendataan. Tentunya ini akan menjadi perhatian kami juga, agar mendapatkan solusi dan bantuan, agar mereka dapat terbantu dalam melaksanakan tugas tersebut.

Alhamdulillah melalui Dinas Kominfo, pada tahun 2021 ini ada bantuan internet dari Pusat, yang dialokasikan di 70 titik di wilayah terpencil di Kabupaten Tanggamus, sehingga dapat menjadi solusi bagi pekon yang mengalami masalah sinyal telekomunikasi.

Kemudian terkait adanya pernyataan sdri. Rika, yang menyebutkankan dirinya tidak menerima bantuan, dapat kami jelaskan bahwa sdri Rika sejak tahun 2012  terdaftar dalam e-PKH Kemensos sebelum menikah masih terdaftar dalam Kartu Keluarga (KK) orangtuanya, maka yang mendapatkan bantuan atas nama orangtuanya, yakni Anila Wati, pada saat menikah sdr Rika pindah ke Pekon Terbaya, sudah memiliki ID BDT dan ybs tahun 2020 dapat Bantuan Sosial Tunai (BST), sejak suaminya meninggal 4 bulan lalu pindah ke Kelurahan Pasar Madang, dan data penerima BST yang bersangkutan di hapus dr pekon Terbaya karena basis pemberian bantuan ini Data kependudukan. Saat ini sudah di coba di daftarkan DTKS di Kelurahan Pasar madang tapi sistem masih menolak, yang bersangkutan harus menunggu SK mensos terlebih dahulu pada bulan maret dan dipastikan Hapus dr DTKS Terbaya lalu. Kemudian pada periode pemutakhiran ke 2, kemungkinan bulan juli yang bersangkutan baru bisa diusulkan DTKS di kelurahan Pasar Madang. Dan untuk sdr Desma Herviana kami sudah komfirmasi di Kelurahan Kuripan ternyata belum masuk dalam DTKS, dan sudah kita minta untuk prelist atau Data awal pada pemutakhiran priode januari Pebruari 2021 ini.

Selanjutnya sesuai arahan Bupati Tanggamus Ibu Hj Dewi Handajani, yang memang sangat perhatian dengan permasalahan ini, tentu kami akan terus berupaya agar penerima bantuan PKH ini adalah orang yang benar benar berhak menerimanya. 

Sebagaimana diketahui, bahwa graduasi dapat dilakukan dengan 3 sebab, yakni ;

1. Secara mandiri dengan surat pernyataan mundur.

2. Melalui musdes dengan penghapusan DTKS, atau 

3. Habis komponen NE.

Untuk itu kami terus menghimbau, agar kepada mereka yang secara ekonomi telah cukup mampu, untuk mundur dari penerima program ini. Demikian juga melalui musdes, agar dilaksanakan dengan lebih bijaksana. Agar bantuan dapat diberikan kepada yang lebih membutuhkannya.

Wassalamualikum wr wb


Kepala Dinas Sosial

Kabupaten Tanggamus

(Zulfadli).

Pertanyaannya adalah, apakah Dinsos sudah mensosialisasikan kepada masyarakat di kabupaten Tanggamus tentang poskesos, sebagai tempat mengadu, mendaftar perihal tentang semua hal tentang program bantuan sosial PKH ini, jika sudah mengapa banyak warga tak mengetahui hal tersebut. (Rudi)