Tampilkan postingan dengan label dearah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dearah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Oktober 23

Fraksi PKB Nilai Pemkab Tanggamus Tak Serius Dan Minim Perhatian Ke Ponpes, "Bantuan Aroma Politik"

Fraksi PKB Nilai Pemkab Tanggamus Tak Serius Dan Minim Perhatian Ke Ponpes, "Bantuan Aroma Politik"

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Di momen peringatan Hari Santri Nasional tahun 2021 ini, Pengurus DPC PKB Tanggamus, khususnya para anggota DPRD dari Fraksi PKB menilai bahwa selama ini sangat minim sekali perhatian atau pun bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Tanggamus, untuk para santri yang tengah menimba ilmu di Pondok-Pondok Pesantren di Kabupaten Tanggamus. Jum'at, 22/10/2021.


Hal tersebut dapat terjadi, dikarenakan Pemerintah Daerah dalam memberikan bantuannya masih setengah hati dan tak pernah serius dalam memperhatikan kondisi pesantren beserta santri-santrinya di Kabupaten Tanggamus ini. Untuk itu melalui undang-undang tentang pesantren yang telah di sahkan oleh Pemerintah Pusat, dengan adanya hal tersebut Ketua DPC PKB Tanggamus Irwandi Suralaga yang juga menjabat selaku Wakil Ketua I DPRD Tanggamus khususnya anggota DPRD fraksi PKB akan terus mendorong dan mengawal supaya pemerintah daerah dapat lebih serius lagi dalam memberikan perhatian lebih bagi sistem pendidikan di Ponpes beserta para santrinya.


" Adanya dana hibah yang selama ini digelontorkan Pemerintah Daerah dan hanya diterima oleh segelintir Ponpes di Kabupaten Tanggamus, masih jauh dari kata mencukupi kebutuhan di Ponpes, selain itu masih ada pilih kasih terhadap bantuan-bantuan yang diberikan kepada pesantren, serta di perparah masih ada aroma-aroma politik dalam memberikan bantuan di didalamnya,"Kata Irwandi usai mengikuti upacara peringatan HSN 2021 di Gedung PCNU Gisting.


Lanjut Irwandi, fraksi PKB Tanggamus akan terus berjuang dan berusaha bagaimana pesantren, agar para santri maupun kyai di Kabupaten Tanggamus ini, benar-benar mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus.


" Saat ini adanya undang-undang tentang pesantren, maka secara otomatis antara Ponpes dengan Sekolah Negeri sudah setara, dan wajib bagi Pemkab untuk membantu dalam bentuk dana hibah bagi keberlangsungan Ponpes-Ponpes di Tanggamus,"Katanya.


Irwandi menambahkan, selain hal yang di sebutkan diatas, fraksi PKB dari Provinsi maupun kabupaten dalam membantu Ponpes, salah satunya adalah dengan memfasilitasi tempat pembuatan balai latihan kerja (BLK) Tahun 2020 di kabupaten Tanggamus, yang terdapat di Ponpes Al-Falah Kecamatan Pugung.


" Alhamdulillah Tahun ini pun kita mendapatkan lagi bantuan dua (2) tempat balai latihan kerja (BLK), untuk didua Pondok Pesantren di Tanggamus, hal ini dapat terlaksana sebab melalui perjuangan kerja keras dari fraksi-fraksi PKB,"Tandas Ketua DPC PKB Tanggamus ini.


Anggota DPRD fraksi PKB Edy Yalismi, pun juga ikut memberikan tanggapannya terkait pemberian bantuan ke pesantren karena adanya pilih kasih, sebab menurutnya hal itu banyak terjadi pada Ponpes-Ponpes yang kecil dan selama ini kurang mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah, dengan alasan ponpes tersebut mempunyai jumlah santrinya lebih sedikit.


" Hal ini yang menimbulkan stigma tak baik di masyarakat kita bahwa Pemkab dalam memberikan bantuannya selalu pilih kasih. Terlepas hal itu kami berpesan kepada para santri agar senantiasa diberikan kesehatan, tekun belajar dan semangat, mudah-mudahan dengan ilmu yang di peroleh di Ponpes, dapat berguna bagi keluarga khususnya kepada masyarakat sekitarnya,"Tegas Edy Yalismi.(Rudi)

Minggu, Oktober 3

Lapas IIB Kota Agung Gelar Lomba, Guna Asah Kemampuan Petugas Keamanan Hadapi Situasi Darurat

Lapas IIB Kota Agung Gelar Lomba, Guna Asah Kemampuan Petugas Keamanan Hadapi Situasi Darurat

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, mengasah kemampuan petugas menghadapi situasi darurat dan deteksi dini terhadap gangguan keamanan.


Kegiatan itu dikemas dalam bentuk lomba membuka dan menutup pintu kamar narapidana atau warga binaan.


Kegiatan yang menjadi program Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Lampung, Farid Junaedi, itu berlangsung pada Sabtu, 2 Oktober 2021. 


Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kotaagung, Beni Nurrahman menyampaikan  Keterampilan serta ketangkasan dalam membuka dan menutup pintu kamar hunian WBP ini harus dimiliki petugas saat di lapangan.


"Perlombaan ini guna melatih skill para petugas. Dengan cara ini juga sebagai petugas kita mendeteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban. Apabila dalam situasi atau kondisi darurat petugas sudah terbiasa melakukan buka dan tutup kunci kamar hunian dengan cepat dan tanggap," ujar Beni.


Ia melanjutkan, perlombaan diikuti dua grup regu jaga, yaitu regu jaga malam dan regu jaga pagi , Jalannya lomba adu cepat buka dan tutup kamar yang terpasang gembok ini berlangsung seru. 


Petugas mempraktikkan kemahiran melepas dan mengunci gembok tiap kamar dalam tempo sesingkat mungkin. Tiap sesi lomba, mengambil ancang-ancang berlari dari pos jaga masing masing dengan ditandai bunyi lonceng di pos jaga.


"Perlombaan ketangkasan membuka dan menutup kunci kamar hunian ini pertama kali dilaksanakan di Lapas Kotaagung dan akan berkelanjutan ," ungkap Beni Nurrahman.


Sementara itu KPLP M. Iqbal mengatakan, perlombaan buka gembok ini juga untuk melihat kesigapan para pegawai lapas Kotaagung, khususnya bagi pegawai penjaga.


Ia juga berharap dengan adanya Perlombaan ini dapat meningkatkan mutu para penjaga lapas untuk tetap semangat dalam bertugas, untuk menjaga keamanan di lapas kelas II B Kotaagung,"pungkasnya. (RIS/Rudi)

Selasa, September 28

Blusukan ke Pringsewu Dewas BPJS RI Serap aspirasi Masyarakat.

Blusukan ke Pringsewu Dewas BPJS RI Serap aspirasi Masyarakat.


PRINGSEWU - Untuk melihat sejauh mana jumlah kepesertaan Masyarakat dalam program Jaminan Kesehatan Nasional BPJS yang ada di Kabupaten Pringsewu, Ketua Dewan Pengawas BPJS RI Siruaya Utamawan, SE. Berdiskusi bersama beberapa Masyarakat di Kabupaten Pringsewu. (28/09/2021).

Kehadirannya disambut oleh masyarakat dengan antusias dengan menanyakan banyak hal terkait dengan BPJS dan Beberapa permasalahan yang kerap kali menjadi kendala dalam pemanfaatan program tersebut.

Diungkapkan Siruaya Utamawan, SE. "Kedatangan kami untuk membantu mengurai masalah terkait dengan masih belum tercapainya UHC (Universal Health Coverage) di Kabupaten Pringsewu yang baru berkisar 253.215 Peserta - 70%, sementara target UHC dari Pemerintah sendiri adalah minimal 95%. Tentu hal ini adalah menjadi PR kita semua, maka kedatangan saya di Kabupaten Pringsewu ini  sekaligus meminta masukan dari teman-teman dan juga masyarakat di Kabupaten Pringsewu untuk mendorong percepatan target agar tercapainya UHC 95% si Kabupaten Pringsewu, Pungkasnya.

Sementara dikatakan Julian Justin Salah satu warga yang sempat berdiskusi langsung dengan Ketua Dewas BPJS RI Siruaya Utamawan, SE. Justin mengungkapkan, Saya sebagai masyarakat di Kabupaten Pringsewu dimana dapat berbincang langsung dengan beliau dan menyampaikan aspirasi kami, dimana Program BPJS di Kabupaten Pringsewu ini masih belum diikuti oleh semua masyarakat di Kabupaten Pringsewu, saya juga sempat memberikan gambaran tentang minimnya Promosi dan juga sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya BPJS kesehatan. Tutupnya. (Madin Asyaif)


Jumat, September 17

Refky Renaldy Nahkodai AWPI Provinsi Lampung, Azuwansyah Ucapkan Selamat

Refky Renaldy Nahkodai AWPI Provinsi Lampung, Azuwansyah Ucapkan Selamat

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Ucapan selamat dan sukses datang dari Anggota DPRD Lampung Azuwansyah,S,Ag,.MM, kepada Refky Renaldy terpilih sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPD AWPI) Provinsi Lampung, hal tersebut berdasarkan Musyawarah Daerah (Musda) Ke-II DPD AWPI Lampung, yang bertempat di Bandar Lampung. Jum'at, 17/09/2021.


Selain itu, legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini pun berpesan kepada Ketua DPD AWPI Lampung terpilih Refky Renaldy, tetap menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan roda organisasi sampai tingkat dibawahnya, serta bisa mengayomi sekaligus melindungi organisasi yang di pimpinannya.


" Selamat dan sukses kepada ananda Refky Renaldy, yang telah terpilih sebagai ketua DPD AWPI Lampung, jaga selalu kekompakan dalam organisasi AWPI se-Lampung, selalu tetap rendah hati, semoga di kepemimpinannya kedepan Organisasi AWPI semakin maju dan berkembang serta jaya selalu,"kata Azuwansyah.


Menurut Azuwansyah, secara berorganisasi Refky Renaldy mempunyai pengalaman yang cukup, sebab sebelum terpilih menjadi ketua DPD AWPI Lampung, ia (Refky) merupakan ketua DPC AWPI Kota Bandar Lampung, dan juga pernah menjabat di berbagai lembaga organisasi.


"Saya rasa berdasarkan semua pengalaman itu, Refky cukup mumpuni dan mampu menjalankan roda di dalam organisasi AWPI Lampung. Lakukan yang terbaik dan berikan hal positif untuk kemajuan organisasi AWPI, sekali lagi selamat kepada Ketua terpilih Refky Renaldy sebagai Ketua DPD AWPI Lampung,"tandas Azuwansyah.(Rudi)

Senin, Juli 19

Soal Buku Dan ATK, Mahrudi Bantah Jadi Penyuplai Buku Dan ATK Serta Bawa Nama Wabup Tanggamus

Soal Buku Dan ATK, Mahrudi Bantah Jadi Penyuplai Buku Dan ATK Serta Bawa Nama Wabup Tanggamus



Tanggamus, www.lmapungheadlines.com - Mahrudi membantah keras tudingan pihak sekolah, bahwa ia merupakan penyuplai buku-buku dan ATK ke sekolah-sekolah di kabupaten Tanggamus, hal ini ia sampaikan langsung ke media, sebab inisial R yang disebutkan telah membawa-bawa nama wakil bupati Tanggamus, serta banyak pihak menuding bahwa itu adalah dirinya. Minggu, 18/07/2021.


Ia mengaku inisial R tersebut bukanlah dirinya, sebab dirinya mengaku tak pernah datang ke sekolah-sekolah di Kabupaten Tanggamus, apa lagi sampai melakukan penekanan dan menakuti pihak kepala sekolah, dengan membawa nama orang penting di Tanggamus.


" Apa lagi sampai nakut nakuti kepala sekolah dengan bawa nama Wakil Bupati Tanggamus, itu tidak benar, disini saya tekankan bahwa saya tak pernah menjual buku di sekolah-sekolah di Tanggamus ini,"Tegasnya.


Lanjutnya, pembelanjaan yang berkaitan barang dan jasa khususnya untuk kebutuhan sekolah dan pendidikan, setiap sekolah wajib menggunakan siplah (Sistem  informasi pengadaan sekolah) via online, hal itu sesuai dengan berdasarkan peraturan Kemendikbud tahun 2019. 


" Setahu saya, sekolah melakukan setiap pembelian kebutuhan sekolahnya harus lewat siplah tersebut, bukan   secara manual, dan jadi gak mungkin saya datang ke sekolah apalagi sampai mengancam pihak sekolah terkait penawaran buku dan ATK,"Jelasnya.


Ia menambahkan, cukup menyayangkan atas beredarnya informasi yang dikatakan dan beredar di kepala sekolah oleh oknum tertentu. Dan informasi yang berhembus selama ini bohong dan sudah merusak nama baiknya."Laporan itu bohong, saya bukan pemain buku atau ATK di Tanggamus ini. Jadi sekali lagi bahwa pemberitaan terkait pengadaan buku dan ATK di sekolah itu bukan saya, mungkin ada inisial R yang lain," tutupnya seraya tertawa.(Rudi)

Senin, Januari 25

DPC PETANESIA Kota Metro Lampung Lakukan Audiensi ke Pemerintah Kota Metro

DPC PETANESIA Kota Metro Lampung Lakukan Audiensi ke Pemerintah Kota Metro



Metro, www.lampungheadlines.com - Ketua DPC PETANESIA Kota Metro Zuli Ardiansyah didampingi Sekjen Ade Suhendra disambut langsung Walikota Metro Achmad Pairin dan Wakil Walikota Metro Djohan di ruang kerjanya. Metro, Senin (25/01/2021)




Dalam audiensi tersebut, Walikota Metro Achmad Pairin mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada pengurus DPC PETANESIA Kota Metro telah bersilaturahim dalam rangka menjalin sinergisitas bersama Pemkot Metro.


"Iya, Terimakasih kepada DPC PETANESIA Kota Metro telah bersilaturahim dalam rangka menjalin sinergitas bersama Pemerintah kota Metro, semoga kedepannya ikut serta berperan untuk kemajuan kota Metro," ucap Walikota Achmad Pairin. 


Hal Senada disampaikan Wakil Walikota Metro Djohan saat menerima audiensi DPC PETANESIA Kota Metro,  Djohan mengucapkan terimakasih dan menyambut baik keberadaan PETANESIA untuk merangkul semua unsur dalam bingkai Kebhinekaan dan kecintaan terhadap Tanah Air Indonesia. 


"Saya menyambut baik keberadaan PETANESIA khususnya di Kota Metro, apabila diperlukan untuk masyarakat kalaupun tidak lagi sebagai Wakil Walikota Metro, atas nama pribadi saya siap memberikan sumbangsih pemikiran dan saran demi kemajuan kota Metro," kata Djohan. 


Sementara itu, Ketua DPC PETANESIA Kota Metro Zuli Ardiansyah mengucapkan terimakasih kepada Walikota dan Wakil Walikota Metro. 


"Iya, Atas nama DPC PETANESIA Kota Metro sangat mengapresiasi dan mengucapkan banyak terimakasih kepada Walikota Achmad Pairin dan Wakil Walikota Djohan yang telah menerima Audiensi ini dengan penuh keakraban dan sambutan hangat," ucap Zuli.


Dikatakan Zuli Ardiansyah, Pecinta Tanah Air Indonesia (PETANESIA) kedepannya lebih banyak memberikan sosialisasi melalui program kerja diantaranya wawasan kebangsaan untuk kecintaan kepada Tanah Air Indonesia. "Petanesia akan menggandeng semua unsur tidak membedakan suku, ras, golongan dan agama, dikarenakan Petanesia adalah organisasi kemasyarakatan yang siap merangkul semua dalam bingkai Kebhinekaan dan mengajak untuk lebih memiliki rasa kecintaan terhadap Tanah Air Indonesia," jelas Zuli.


Diketahui, PETANESIA adalah organisasi masyarakat yang didirikan oleh Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin Yahya memiliki Visi mewujudkan insan yang berjiwa patriot, cinta tanah air, berkarakter dan toleransi dalam kebhinekaan untuk mempertahankan keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila, dan Misi menebalkan Semangat nasiolisme, cinta tanah air dan bela negara bekerjasama dengan TNI dan Polri, memberikan keteladanan bermasyarakat untuk menumbuhkan toleransi dalam kebhinekaan, membekali warga negara dengan pendidikan dan pelatihan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, berperan dalam pembangunan nasional melalui kegiatan sosial, ekonomi dan keagamaan untuk mewujudkan cita-cita pendiri bangsa.


Selanjutnya, Audensi DPC PETANESIA Kota Metro dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dilanjutkan sesi foto bersama Walikota Achmad Pairin dan Wakil Walikota Djohan. (Red)

Sabtu, September 5

Zet Ependi Dulu Tinggal Di Dapur, Kini Punya Rumah Program BSPS,LKS Alamanda Bantu Kasur Dan Sembako

Zet Ependi Dulu Tinggal Di Dapur, Kini Punya Rumah Program BSPS,LKS Alamanda Bantu Kasur Dan Sembako


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Masihkah kita ingat, dengan berita beberapa waktu yang lalu ada sepasang kakak-beradik di Pekon Kerta Kecamatan Kotaagung Timur Kabupaten Tanggamus, tinggal di dapur tak layak huni selama bertahun-tahun, sebab rumah mereka ambruk karena lapuk dimakan usia serta kondisi keadaan ekonomi pas-pasan, jangankan memperbaiki rumah supaya layak, asal bisa makan itu juga sudah bersyukur bagi Zet Ependi dan adiknya.

Pemandangan cukup berbeda dirumah tersebut sekarang ini, ketika ketua lembaga kesejahteraan sosial (LKS) Alamanda Tanggamus bersama jurnalis media online lampungheadlines.com dan jurnalis televisi lampung, ketika mengunjungi kediamannya, penampakan cukup berbeda setelah mereka mendapatkan salah satu program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) dengan nilainya sebesar 17,5 juta rupiah dari pemerintah kabupaten Tanggamus, saat ini kondisinya tempat tinggal tersebut sudah baik dan dikatakan layak bagi mereka yang telah mendapatkan perhatian dari pemkab Tanggamus. Kamis, 03/09/2020.

Selain itu, ketua LKS Alamanda Tanggamus Roswati Purwantari juga turut mengapresiasi perubahan yang terjadi dengan Zet Ependi sekarang ini, kemudian kedatangan ketua LKS Alamanda Tanggamus ke Pekon Kerta tersebut, selain berkunjung ia juga turut membawa sedikit bantuan untuk mereka sebab, pada saat melakukan kunjungan untuk pertama kali pada saat dahulu, ia berjanji akan memberikan bantuan sebuah kasur, karena melihat ketika itu alas tempat tidur keduanya tak layak dipakai lagi. Dan untuk memenuhi janji tersebut, ia sengaja datang untuk menyerahkan bantuan kasur kepada mereka.

" Pertama kali datang saya lihat tempat tidurnya sudah tak layak lagi untuk dipakai, maka dari itu saya datang kesini lagi, bisa kita lihat perubahannya sudah baik, bapak zet Ependi telah mendapatkan program BSPS dari pemkab Tanggamus, sekarang mereka telah tinggal di rumah yang layak dari pemerintah dan ini pastinya sangat bermanfaat sekali bagi mereka,"jelasnya.

Lanjutnya, selain membawa satu buah tempat tidur seperti kasur, LKS alamanda juga memberikan kain spray untuk kasur tersebut, kemudian ada dua buah celana Training dan pakaian jaket untuk keduanya kenakan sehari-harinya, ada juga paket sembako yang berisi beras, susu, minyak, gula, dan lain sebagainya, sebagai bentuk perhatian LKS Alamanda kepada masyarakat yang tak mampu khususnya mereka penyandang disabilitas.

" Kami akan selalu hadir dan membantu kepada masyarakat yang tak mampu dalam hal ekonomi, terlebih mereka penyandang disabilitas, bantuan yang kami berikan selama ini merupakan dari para donatur yang ingin membantu, banyak juga dari bantuan-bantuan ini program bantuan dari dinas sosial lampung serta pihak-pihak terkait lainnya, semua upaya ini kami lakukan demi melihat masyarakat tak mampu atau penyandang disabilitas dapat menikmati kehidupan layak dan normal seperti orang lain pada umumnya,"ucap Ros.

Ia mengharapkan kepada zet Ependi yang telah menerima banyak perhatian dari pemerintah daerah maupun LKS Alamanda, agar kiranya dapat memanfaatkan bantuan yang telah diterimanya, dan terpenting juga dapat menjaga dan merawat rumah ini dengan baik.

" Saya lihat barusan, pak zet Ependi masih tidur di kasur yang lama, setelah ada kasur ini ia dapat merasakan tidur yang nyaman. Dan pesen saya, rumah ini sebentar lagi selesai hanya tinggal memasang pintu saja, apabila pintu telah dipasang segera pindah ya pak ke kamar yang barunya, rumahnya sekarang sudah bagus kok,"tandas Roswati.

Sementara itu Zet Ependi turut menyampaikan ribuan terimakasihnya kepada pihak yang telah membantu dirinya, terutama kepada pemkab Tanggamus dan LKS Alamanda yang telah peduli kepadanya, sehingga ia saat ini telah mendapatkan sebuah rumah baru untuk tempat tinggalnya, dan juga kepada awak media yang juga turut membantu dan menyampaikan sebuah informasi berita sehingga ia mendapat menjalani serta tinggal dengan tenang dan layak.

" Saya ucapkan ribuan terimaksih kepada Pemkab Tanggamus atas program bantuan BSPS ini, juga kepada LKS Alamanda yang sedari awal juga telah membantu apa lagi ditambah sekarang membawa kasur tempat tidur dan lain sebagainya, ini mungkin tak akan mampu saya balas, namun saya mendoakan kepada semua pihak yang telah membantu hanya Allah SWT yang dapat membalasnya, saya akan senantiasa selalu merawat dan memanfaatkan apa yang telah saya terima ini dengan sebaik-baiknya, sekali lagi terimaksih banyak,"ungkap zet Ependi dengan haru. (Rudi)

Rabu, September 2

Ramah Tamah RSUDBM Kotaagung, Wabup: Kinerja Dan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat

Ramah Tamah RSUDBM Kotaagung, Wabup: Kinerja Dan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Wakil Bupati Tanggamus, Hi. AM. Syafii. Menginginkan manajemen rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang (RSUDBM) memberikan pelayanan dan tugas secara baik dan maksimal kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Wabup usai melaksanakan pembinaan kepada jajaran RSUDBM, di Aula Islamic Center, Kecamatan Kotaagung, Rabu (2/9). Wabup menyampaikan pembinaan dilaksanakan karena sebagaimana diketahui bahwa di jajaran RSUDBM baru dilaksanakan penataan, sehingga nantinya memiliki kesamaan persepsi sesuai dengan bidang dan tanggung jawab serta tugas secara baik, yang muaranya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kemudian secara internal juga, sistem dan administrasinya harus berjalan secara baik, sehingga rumah sakit satu-satunya yang dimiliki oleh Pemda Tanggamus memang menjadi rumah sakit rujukan, memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa kita mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,"kaya Wabup.

Wabup menyampaikan pelayanan terbaik secara bertahap terus ditingkatkan, hal itu tentunya diperlukan dengan sarana dan prasarana yang memadai maka dari itu lanjutnya kedepan ia berharap kepada manajemen rumah sakit untuk meningkatkan sarana penunjang yang ada.

"Ada beberapa pembahasan utamanya berkaitan dengan tekhnis, namun pada prinsipnya apa apa yang menjadi persoalan urgent tentu harus menjadi perhatian, sehingga kedepannya semakin baik dan tambah baik lagi, saya mengapresiasi kegiatan hari ini, dimana mulai dari direktur, spesialis, hingga staf hadir bisa duduk bersama sehingga mengetahui siapa berbuat apa,"ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUDBM, Benson P. Ginting menyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kinerja dari para pegawai rumah sakit sesuai dengan SDM-nya masing masing, termasuk dari 10 dokter spesialis hadir dalam kegiatan tersebut.

"Struktural, perawat, bidan, dan penunjang yang lainnya datang. Kita harapkan setelah kegiatan ini ada kejelasan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh bapak Wakil Bupati, agar supaya meningkatkan SDM dan kinerjanya lebih baik lagi, sesuai dengan SOP yang ada,"ujarnya.

Mantan KUPT Puskesmas Kotaagung ini juga menjelaskan bahwa yang perlu dilakukan pembenahan yakni manajemen serta pelayanan utamanya unit gawat darurat (UGD), evaluasi juga menurutnya akan dilakukan kepada para pegawai yang ada di rumah sakit hingga ketingkat bawah.

"Sehingga, harapan kita satu dengan yang lain, saling menyambung kinerjanya dan tercipta kerjasama yang baik sehingga pelayanan terbaik seperti yang kita inginkan bersama dapat terwujud,"tandanya. (Rudi)
50 KK Penerima BLT DD Dipekon Suka Maju Direalisasikan

50 KK Penerima BLT DD Dipekon Suka Maju Direalisasikan


Lambar, www.lampungheadlines.com -
Tepatnya kemarin Senin 01/09/2020 Peratin Sukamaju, Kecamatan Lombok seminung, Kabupaten Lampung barat direalisasikan.

Sebanyak 50 KK Penerima BLT DD Dipekon tersebut telah menerima bantuan sebesar Rp 300.000 untuk bulan Juli,itu adalah bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak covid-19 yang saat ini sedang melanda dunia.

Piryan adrianda selaku Peratin pekon Sukamaju mengharapkan bantuan yang diterima masyarakat dapat digunakan sebagai mana mestinya "semoga masyarakat sukamaju yang mendapatkan bantuan dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan bijak,utamakan untuk membeli kebutuhan pokok dan sembako"

Bantuan yang dikucurkan sebanyak Rp15.000.000 ini baru satu bulan untuk BLT tahap selanjutnya menunggu pencairan dana desa selanjutnya,ungkap Piryan.

Piryan juga berharap semoga wabah ini segera berakhir dan kehidupan dapat kembali normal,dan semoga masyarakat Sukamaju terhindar dari wabah ini,tetep terapkan protokol kesehatan gunakan masker dan juga jaga jarak, Tutupnya. (Katiko) 

Kamis, Agustus 6

Pemerintah Pekon Negeri Ratu Pastikan Jumantara Dapat BLT-DD, Sekdes: Data Lansia, Balita, Ibu Hamil Data Dipinta Tapi Bantuan Tak Jua Tiba

Pemerintah Pekon Negeri Ratu Pastikan Jumantara Dapat BLT-DD, Sekdes: Data Lansia, Balita, Ibu Hamil Data Dipinta Tapi Bantuan Tak Jua Tiba


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Sekretaris Desa (Sekdes) Pekon Negeri Ratu kecamatan Kotaagung angkat bicara terkait pemberitaan salah satu warganya Jumantara yang tak tersentuh sama sekali bantuan maupun program dari pemerintah Kamis,06/08/2020.

Masdi selaku sekretaris desa Pekon tersebut menyampaikan bahwa, ia pun membenarkan bahwa salah satu warganya yang viral di pemberitaan itu tak menerima bantuan selama covid 19 merebak, namun masih banyak warga lainnya yang juga tak mendapatkan bantuan serupa, aparatur pekon negeri ratu sudah bekerja semaksimal mungkin agar bantuan ini dapat dirasakan oleh masyarakat di Pekon tersebut. Jumlah warga penerima manfaat BLT-DD sebanyak 182 KK.

" Bantuan memang ada PKH, BPNT, BLT-DD, dan untuk BLT-DD ada dua tahapan, pertama 600 ribu X 3 bulan, kemudian tahap dua Rp. 300 X 3 bulan, bagi warga yang belum sama sekali merasakan bantuan ini, kita upayakan menambah jumlah kuotanya warga penerima tersebut, sehingga mereka juga bisa menikmati bantuan dari BLT-DD sebanyak 153 KK termasuk jumantara di dalamnya dan ini masih kita ajukan ke PMD,"jelasnya.

Akan tetapi, ketika media ini meminta data rill lengkap jumlah penerima seluruh program bantuan di pekon negeri ratu ini, sekdes berkilah dengan alasan tak hapal satu persatu, sebab data tersimpan di komputernya. Disinyalir tentang adanya data ganda untuk penerima bantuan, ia mengakui bahwa ada 9 KK, namun ke sembilan KK tersebut telah mengundurkan diri dan disertai adanya surat pernyataan tertulis dari mereka.

" Untuk data yang di pinta, saya mau konfirmasi dahulu ke PJ kakon, saya juga sudah perintahkan kepada ketua RT untuk kembali mengkroscek warganya yang belum terdata, mudah-mudahan bisa tercover semua dari BLT-DD,''ucapnya.

Kemudian, terkait bantuan sembako dari pemkab Tanggamus untuk masyarakat, sekdes tak bisa berbuat banyak sebab data penerima dari atas (Pusat), sehingga Pekon tak bisa menunjuk siapapun untuk dapat menerima bantuan tersebut, sebab nama warga penerimanya sudah tercantum.

Lalu, bantuan untuk lansia, ibu hamil hingga adanya bantuan untuk balita, di Pekon negeri ratu sendiri memang dahulu pernah di minta semua datanya, akan tetapi sampai hari ini realisasinya belum sampai ke Pekon negeri ratu.

" Data balita, ibu hamil, dan lansia memang sudah pernah di minta, akan tetapi apa yang ingin kami berikan ke masyarakat, karena memang bantuan tersebut sampai hari ini tak di realisasikan oleh Pemkab,"tandanya. (Rudi)
Banjir dan Tanah Longsor Semaka, Rendam 1.214 Hektar Areal Tanam Pertanian, Catur: Kita Upayakan Bantuan

Banjir dan Tanah Longsor Semaka, Rendam 1.214 Hektar Areal Tanam Pertanian, Catur: Kita Upayakan Bantuan


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Musibah Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang di kecamatan semaka malam, mengakibatkan banyak kerugian bagi masyarakat, selain materi dan harta benda, salah satunya adalah  di sektor pertanian, seperti lahan persawahan masyarakat juga banyak yang mengalami dampak cukup parah. Rabu, 05/08/2020.

Untuk itu Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Tanggamus langsung melakukan pendataan ke areal lahan persawahan punya masyarakat yang terkena dampak dari terjangan banjir bandang dan tanah longsor itu.

Menurut Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Tanggamus Catur Agus Dewanto mengatakan bahwa, untuk kecamatan semaka yang areal persawahannya terkena dampak ada sebanyak 12 Pekon seperti, Pekon kacapura, Sukajaya, Sidodadi,  Garut, Karang Rejo, Sukaraja, Bangun Rejo, pardawaras, Way Kerap, Sidokaton, Kanoman dan Tugu Rejo.

" Data sementara untuk total keseluruhannya areal lahan persawahan masyarakat Semaka yang terkena dampak akibat banjir bandang dan tanah longsor tersebut, data areal persawahan yang terkena banjir ada sekitar 420 hektar dari 1.214 hektar areal tanam,"Ucap Catur.

Selain itu juga Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Tanggamus melalui UPTD PUSKESWAN  juga sedang mendata apakah ada hewan ternak (khususnya sapi, kerbau dan kambing) yang mati akibat bencana banjir bandang yang terjadi di wilayah kecamatan semaka ini.

Lanjutnya, besok (hari ini,06/08/20) Dinas Pangan dan Pertanian Tanggamus, akan kembali langsung menerjunkan tim terdiri dari POPT, Penyuluh dan Kepala UPTD serta dari tim pertanian kabupaten Tanggamus ke kecamatan Semaka.

Sebab, tim kembali hari ini turun, untuk mempetakan dan mendata kembali areal lahan - lahan pertanian milik masyarakat, yang mana kemungkinan belum masuk serta terdata oleh Tim pertanian yang diterjunkan ke lapangan.

" Nantinya akan ditentukan tingkat kerusakan dahulu, kemudian kita akan berupaya mencoba membantu mereka, sebagai antisipasinya kami Dinas pangan dan pertanian Tanggamus akan mencari bantuan-bantuan ke provinsi, minimal  nanti bisa mendapatkan bantuan berupa benih bibit padi dan akan nantinya dibagikan ke masyarakat disana, khusus areal lahan pertanian milik warga yang mengalami dampak dari banjir bandang dan tanah longsor ini,"tandanya. (Rudi)
Bunda,Tepatkah Bantuan Selama Covid 19,Ada Warga Miskin Di Pekon Negeri Ratu Curhat Tak Terima Bantuan Apapun Dari Pemerintah

Bunda,Tepatkah Bantuan Selama Covid 19,Ada Warga Miskin Di Pekon Negeri Ratu Curhat Tak Terima Bantuan Apapun Dari Pemerintah


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Jumantara (37) Warga Pedukuhan Way Jelai Pekon Negeri Ratu Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus ini, hanya bisa duduk termenung meratapi nasibnya, sembari mengelus perut sang istri Hayatun Nupus yang sedang hamil besar anak ketiga mereka dan diprediksi oleh bidan bakal melahirkan hanya dalam hitungan hari, karena memang usia kandungan sudah menginjak 9 bulan. Rabu,05/08/2020.

Yang menjadi persoalan sebenarnya, bukan pada persalinan sang istri tercinta, sebab keluarga ini mempunyai kartu BPJS dari pemerintah ketika proses kelahiran anaknya tersebut, jumantara ingin mengutarakan perihal uneg-uneg yang berkecamuk di dalam hatinya, tentang bantuan bagi keluarga kecilnya selama pandemi covid 19 mulai merebak, pemerintah pusat, provinsi sampai dengan kabupaten, sangat gencar memberikan berbagai bantuan kepada masyarakat.

Mulai dari paket sembako, bantuan dalam bentuk tunai (BLT) dan lain-lainnya untuk menanggulangi dampak covid 19 terutama ekonomi warga yang pas-pasan, sebab selama pandemi ini keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan-bantuan tersebut  supaya untuk dapat menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan miskin yang terdampak covid-19. Namun dalam kenyataanya bahwa bermacam-macam bantuan tersebut tak pernah sampai padanya, sehingga menimbulkan berbagai pertanyaan dalam sanubari Jumantara, dimana letak kesalahannya itu.

" Waktu itu awal virus covid 19 muncul, tak lama kemudiankan ada wacana dari pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak covid 19 dengan menggulirkan berbagai bantuan, memang ada saat itu ketua RT kami minta KK dan KTP katanya sih, mau dikumpulin, guna mendapatkan bantuan itu tapi kenyataannya hanya sebatas isapan jempol semata bang,"Ungkap Jumantara kepada jurnalis Media Online Lampungheadlines.com saat menyambangi di kediamannya.

Dari pantauan media ini, diketahui bahwa Jumantara dan istri serta kedua anaknya yang masih balita tersebut, tak juga menerima dalam program-program pemerintah pusat, seperti program pemerintah seperti program keluarga harapan (PKH), BPNT, Bansos, dan lainnya, bahkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) pun ia tak dapat.

Juga bukan rahasia umum lagi, bahwa pemerintah kabupaten Tanggamus juga telah menggelontorkan  berbagai bantuan sembako yang tak sedikit, mulai dari bantuan untuk lansia, anak-anak usia balita serta untuk ibu-ibu hamil, dan bantuan ini pun tak tepat dalam sasarannya kepada warga yang berhak menerimanya.

Jika melihat kriteria keluarga dari jumantara ini, seharusnya ia sangat layak mendapatkan atau meneriam salah satu bantuan di atas, sebab rumah yang tak terlalu luas tersebut berdinding kayu papan, bahkan di bagian dapur lantainya masih beralaskan tanah, serta listrik ia menumpang dari tetangganya, tak ada perabotan berharga di dalamnya, maklum saja karena Jumantara hanya berprofesi sebagai buruh serabutan, terkadang mengojek, apa saja dia kerjakan untuk memenuhi kebutuhan makan bagi keluarganya.

" Pernah langsung tanya ke pak RT kenapa saya tak dapat bantuan itu, dan jawabannya hanya bersabar, saya lihat banyak masyarakat dapat bantuan, mengapa saya tidak, saya gak berani mau tanya langsung ke kantor Pekon bang, selama ini saya biarkan saja, tapi akhirnya saya putus asa juga,"lirih Jum dengan datar.

Jumantara pun berharap, agar pemerintah daerah Tanggamus sampai ke pemerintah Pekon Negeri Ratu agar lebih memperhatikan masyarakat seperti dirinya, sebab bukan menjadi rahasia umum lagi, terkadang orang yang notabenenya layak malah dapat bantuan, sedangkan yang memang membutuhkan malah tak menerima bantuan dalam bentuk apapun, jangan terkesan tebang pilih, semua lapisan masyarakat merasakan dampak dari covid 19 ini.

" Saya hanya tau sekarang ini bagaimana bisa berusaha melewati hari demi hari agar keluarga saya dapat makan, teruntuk bantuan ini tolong jangan ada pilih kasih, saya pun sama rakyat Indonesia juga, dan kepada bunda Dewi (Bupati Tanggamus) tolong, saya juga merasakan dampak yang sama, jika memang bantuan itu ada, saya juga meminta sedikit kepedulian dan perhatian dari program-program pemkab Tanggamus, dengan kondisi keadaan ekonomi saat ini, bantuan tersebut sangat kami butuhkan,"pungkasnya. (Rudi)

Selasa, Agustus 4

Irwandi Suralaga Sosper Tentang Perlindungan Produk Lokal Di Kotaagung

Irwandi Suralaga Sosper Tentang Perlindungan Produk Lokal Di Kotaagung


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Tanggamus mulai melaksanakan sosialisas peraturan daerah (Perda) nomor 03 tahun 2019 tentang perlindungan produk lokal kabupaten tanggamus.

Salah satunya anggota DPRD yang telah menggelar sosialisasi Perda ini adalah Irwandi Suralaga, S.Ag, ia menyampaikan bahwa Kabupaten Tanggamus ini memiliki banyak potensi Produk-produk lokal yang mempunyai daya saing di dalam pasar lokal maupun nasional. Selasa,04/08/2020

" Dan Hal ini memerlukan kebijakan Pemerintah Daerah yang memberi dukungan mulai dari bahan baku, pengembangan usaha, pemasaran, tenaga kerja, kepemilikan hak atas kekayaan intelektual, sertifikasi dan standardisasi serta keterlibatan
masyarakat dan dunia usaha dalam memajukan usaha untuk produk lokal tersebut," Ujar Wakil Ketua I DPRD Tanggamus ini.

Kemudian, poin-poin yang terdapat di dalam perda ini telah disebutkan, salah satunya adalah dalam bidang Pengembangan dan Pembinaan
terhadap pengusaha Produk Lokal, dilakukan dengan memberikan fasilitasi untuk peningkatan produksi,
promosi, pemasaran dan daya saing. Lalu Fasilitasi yang meliputi
akses sumber pembiayaan, permodalan, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta informasi dan
fasilitasi kemitraan dalam peningkatan sinergi antar komunitas
pengusaha.

" Pemerintah Daerah dapat melakukan pencegahan terhadap penyelenggaraan kemitraan usaha yang menyebabkan terjadinya eksploitasi yang merugikan pengusaha Produk Lokal. Saya berharap kepada pelaku usaha UMKM agar terus semangat menciptakan suatu produk lokal yang berkualitas agar mampu bersaing di pasaran,"jelas legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Selain itu, kepada perangkat daerah harus terus selalu intens memberikan pelatihan, kursus maupun sosilisasi kepada para pelaku UMKM di Tanggamus, agar mereka semakin pintar dan ulet dalam mengelola setiap produk yang di milikinya, dan tentunya setiap produk brand lokal tersebut dapat diberikan sertifikat oleh lembaga yang bersertifikasi dari pemerintah.

" Para pelaku UMKM ini perlu dorongan agar bisa menjadi tulang punggung untuk memajukan khususnya di dalam sektor perekonomian suatu daerah, serta di tengah pandemi covid 19 tentu UMKM bisa bergerak dalam upaya pemulihan perekonomian yang produktif,"tandasnya.(Rudi)

Rabu, Juli 29

PWI Kabupaten Tanggamus Kurban Satu Ekor Sapi   Saat Idul Adha Tahun 2020

PWI Kabupaten Tanggamus Kurban Satu Ekor Sapi Saat Idul Adha Tahun 2020


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Setiap tanggal 10 Dzulhijjah umat muslim diseluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Adha. Pada tahun 2020 ini jika merujuk kalender Masehi, Idul Adha atau hari raya Kurban jatuh pada tanggal 31 Juli. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tanggamus pada tahun ini akan berkurban satu ekor sapi.

Ketua PWI Tanggamus M.Irwan mengatakan bahwa kurban sapi tersebut berdasarkan hasil musyawarah dengan semua anggota PWI. Rencananya sapi kurban untuk tujuh orang anggota PWI Tanggamus itu disembelih pada 11 Dzulhijjah atau Sabtu 1 Agustus 2020.

"Alhamdulillah Idul Adha tahun ini PWI Tanggamus menyembelih satu sapi. Untuk penyembelihan dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB di halaman Balai Wartawan Mulyadi kantor PWI Tanggamus, kompleks perkantoran Pemkab Tanggamus," ujar Batin Irwan sapaan akrab ketua PWI Tanggamus.

Dilanjutkan Batin Irwan bahwa tujuan berkurban adalah untuk mensyukuri setiap nikmat yang telah diberikan Allah SWT selain itu juga kegiatan kurban adalah bentuk berbagi dari PWI Tanggamus terhadap sesama.

"Kurban dilakukan agar kita semua yang beragama muslim ingat akan nikmat-nikmat Allah kepada Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS. Selain untuk mensyukuri nikmat Allah, menyembelih hewan kurban juga akan mengajarkan kita semua untuk menjadi pribadi yang sabar,"pungkas Irwan.

Sementara, Ketua Panitia Pemotongan Kurban Chandra Irawansyah mengatakan satu sapi dikurbankan tersebut atas tujuh nama anggota PWI. Nantinya daging kurban selain dibagikan kepada anggota juga akan diberikan kepada masyarakat dan kaum dhuafa yang membutuhkan.

"Tidak ada kupon, nanti panitia bagikan langsung secara door to door kepada warga yang membutuhkan. Semoga kegiatannya nanti berjalan dengan lancar," ujar Chandra. (RIS/Rudi)

Rabu, Juli 15

Rangkaian HBA ke 60 Dan HUT IAD 20 Secara Virtual, Kejari Tanggamus Gelar Bakti Sosial Siapkan 70 Paket Sembako

Rangkaian HBA ke 60 Dan HUT IAD 20 Secara Virtual, Kejari Tanggamus Gelar Bakti Sosial Siapkan 70 Paket Sembako


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tanggamus menggelar kegiatan rangkaian dari pelaksanaan Bakti Sosial hari bhakti Adhyaksa (HBA) ke 60, dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) ke 20 tahun 2020 secara nasional melalui Virtual dengan Kejaksaan Agung RI. Kegiatan secara daring ini bertempat di Aula Kejaksaan Negeri setempat. Rabu,15/07/2020.

Dalam kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus David P. Duarsa,SH,.MH, bersama Para jajarannya, ia mengungkapkan bahwa, selain itu dalam rangkaiannya Kejari Tanggamus juga melakukan Anjangsana, dan hari ini juga pihaknya telah menyiapkan sebanyak 70 paket sembako yang akan di bagikan hari ini ke pondok pesantren (Ponpes), Panti Asuhan, masyarakat tidak mampu, serta mantan-mantan jaksa yang pernah bekerja di Kejari Tanggamus.

" Paket yang telah disiapkan ada 70 paket sembako, sasarannya hari ini kita bagikan ke ponpes, panti asuhan, masyarakat tak mampu serta para jaksa yang telah purna bakti mereka ini merupakan mantan-mantan jaksa yang dahulu bekerja di wilayah kejaksaan Negeri Tanggamus,"ungkapnya.

David berharap, kejaksaan negeri Tanggamus kedepan harus lebih baik lagi dari yang sudah baik saat ini, lebih kompak, semangat dalam bekerja dan selalu berpedoman dengan aturan-aturan yang ada, yang dilaksanakan sesuai dengan tugas pokok kejaksaan negeri Tanggamus selaku jaksa penuntut umum.

'' Rangkaian hari puncak Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) yang ke 60 ini, kejaksaan negeri Tanggamus pada tanggal 21 nanti akan di isi dengan mengadakan upacara di Tempat Makam Pahlawan (TMP) yang berada di Kotaagung Timur dan upacara HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) ke 20 tahun 2020, kemudian pada tanggal 22/07/2020 kejari Tanggamus akan melakukan upacara Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) dengan virtual secara nasional dengan kejaksaan Agung RI,"tandasnya.(Rudi)

Rabu, Juli 8

Organisasi Forum Pers Independent Indonesia Tanggamus  Resmi Terima SK Dari FPII Lampung

Organisasi Forum Pers Independent Indonesia Tanggamus Resmi Terima SK Dari FPII Lampung


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Organisasi Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Kabupaten Tanggamus resmi terbentuk, ini di tandai setelah diterimanya Surat Keputusan (SK) oleh jajaran pengurus FPII Tanggamus.

Surat Keputusan dengan Nomor : 024/SK/KORWIL/TANGGAMUS/FPII/VII/2020, yang di tandatangani langsung oleh Ketua Sekretariat Wilayah (Sekwil) Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Lampung, Aminudin, S.P, serta Sekretaris, Edi Samsuri, S.H, pada tanggal 06 Juli 2020.

Adapun jajaran kepengurusan Korwil FPII Kabupaten Tanggamus meliputi, Dewan Pembina, Hj. Dewi Handajani, S.E., M.M, Dewan Penasehat, Drs. Hamid Heriansyah Lubis, M.Si, Dewan Etik, Junaidi, Ketua Korwil FPII Tanggamus, Dian Akrobi, S.Kom, Sekretaris, Rudi Hartono, Bendahara, Nova Apiyanti, Koordinator Divisi Organisasi, Anwar, Koordinator Divisi Jaringan, Saprul, Koordinator Divisi Pengembangan, Apriyadi, Koordinator Divisi Sosial Budaya, Maulani.

Ketua Korwil FPII Tanggamus, Dian Akrobi, menyampaikan bahwa, setelah SK diterima dari FPII Lampung, ia mengintruksikan kepada semua jajaran anggota dibawah naungan ini untuk tetap kompak dan solid, sebab di dalam organisasi bukan hanya sekedar berkumpul sebatas profesi semata, namun wadah berkumpul untuk saling berbagi ilmu dan sharing juga pengalaman bagi sesama jajaran FPII Tanggamus, bahkan ikatan kekeluargaan yang baru pun terbangun di dalamnya.

"Terima kasih kepada Ketua Setwil FPII Lampung, Aminudin, yang telah memberikan kepercayaan kepada kami jajaran Korwil FPII Tanggamus, setelah SK ini kami terima, kedepan akan selalu tetap menjaga Marwah dan Martabat FPII, wadah baru ini bukan hanya sekedar berkumpul sebatas profesi semata, namun ikatan kekeluargaan juga ikut terbangun," ungkap Dian Akrobi.

Lanjutnya, pembentukan wadah Organisasi Korwil FPII Tanggamus guna menjadi penyeimbang di dalam pemerintahan, mau itu eksekutif, legislatif dan yudikatif, sebagai kontrol sosial masyarakat, serta memerangi berita maupun informasi hoax yang dapat memicu dan menimbulkan polemik maupun keresahan masyarakat.

"Selaku penyeimbang antara jajaran pemerintahan eksekutif, legislatif dan yudikatif di Kabupaten Tanggamus, semoga FPII tetap kompak, bersatu dan solid kedepannya," tandasnya.

Sementara, disaat menyerahkan SK Korwil Tanggamus secara simbolis, Aminudin, S.P, selaku Ketua Setwil FPII Provinsi Lampung mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran pengurus.

Dia berpesan agar seluruh pengurus mengutamakan kualitas serta kinerja anggota, membina hubungan baik dan dapat bersinergi dengan semua perangkat Pemerintah Daerah, TNI, Polri, BUMD, Swasta dan Masyarakat.

Terakhir, Aminudin berharap kepada seluruh jajaran pengurus FPII Tanggamus untuk selalu solid, kompak dan menjaga silaturahmi dengan anggota serta Pengurus FPII yang ada di daearah yang lain, dan tetap  berkoordinasi bila mengalami persoalan yang tidak dapat dipecahkan sendiri.

"Saya ucapkan selamat kepada Pengurus FPII Korwil Tanggamus, selamat bekerja dan bertugas, jangan lupa kekompakan adalah modal utama FPII untuk maju, berkembang. Jadi, tolong  jaga kekompakan, menjaga silaturahmi dengan jajaran pengurus dan anggota dari daerah yang lain, serta berkoordinasi bila ada masalah atau ada hambatan dalam bertugas bila tidak dapat dipecahkan sendiri," ujar Ketua Setwil Lampung. (Rudi)

Kamis, Juni 25

Perbaikan Jalur Dua Islamic Center Selesai, Warga Apresiasi Keseriusan Pemkab Tanggamus

Perbaikan Jalur Dua Islamic Center Selesai, Warga Apresiasi Keseriusan Pemkab Tanggamus


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Jalan raya jalur dua Jl Ir. Soekarno - Hatta Islamic Center Kotaagung kini sudah selesai dilakukan perbaikan oleh pemerintah daerah Kabupaten Tanggamus, yang dalam hal ini dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Sebab jalan tersebut telah hampir bertahun-tahun rusak parah, dan ini merupakan akses cukup vital masyarakat ketika hendak akan menuju Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang (RSUDBM).

Masyarakat sangat mengapresiasi langkah pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam melakukan pembangunan jalan yang memang telah lama mengalami kerusakan tersebut. Selama ini, Jalan dengan panjang kurang lebih dua (2) kilometer itu, khususnya jalur sebelah kanan mengalami kerusakan yang cukup parah, sampai-sampai para pengendara pun enggan untuk melintasinya, sebab belum lagi lubang menganga yang cukup dalam, sehingga dapat mengancam tiap pengendara yang ingin melintas khususnya sepeda motor untuk selalu lebih waspada pada saat melintas. Kamis, 25/06/2020.

Sebenarnya akses ini bukan yang utama, ada jalur lain yang bisa di lintasi kendaraan dengan melewati Pekon Kusa, Pekon Kedamaian kemudian Pekon Benteng Jaya untuk menuju rumah sakit Plat merah itu, namun masyarakat yang dari jauh seperti dari kecamatan-kecamatan yang lain di Tanggamus hanya tahu itulah jalannya, menurut Hardi (45) pria yang berprofesi sebagai tukang ojek ini mengungkapkan, sebelum di perbaiki ia dan para ojek lainnya selalu melintasi jalan yang sebelah kiri, sebab jalur sebelah kanan mengalami kerusakan yang cukup parah, sampai-sampai pernah ada teman yang satu profesi jatuh di jalur yang rusak tersebut, terlebih pada saat waktu di malam hari.

" Parah Banget Mas Waktu itu, kawan saya pernah jatuh soalnya saat mengantar penumpang, dan ini sudah di perbaiki oleh pemkab Tanggamus, jalan sepanjang dua kilometer ini sekarang sudah mulus dan rapih, jadi gak perlu khawatir lagi saat berkendara terutama saat malam hari ya, ngebut aja dah bawaannya,"kekehnya.

Lanjutnya, jalan yang diperbaiki oleh pemerintah ini hanya untuk sisi sebelah kanan saja, sebab memang yang jalur tersebut yang cukup parah, sedangkan jalur sebelah kiri oleh dinas PUPR dengan di lakukan penanganan dengan cara memperbaiki di beberapa titik-titik yang sudah rusak, apa pun itu ia sebagai masyarakat Kotaagung bersyukur ada pembangunan perbaikan yang dilakukan oleh pemerintah daerah yakni jalan Ir. Soekarno-Hatta islamic Centre Kotaagung itu.

"Ya Mudah-mudahan hasil pembangunannya bagus mas, yang pasti tahan lama, tak mudah rusak, bisa awet, ini sudah selesai perbaikannya beberapa minggu kemarin, kalo saya lihat jalur sebelah kanan yang di aspal mulai dari Gerbang utama di Pekon terbaya sampai dengan RSUD bahkan sampai di Pekon kedamaian yang di lakukan perbaikan, sekarang terlihat lebih cantik dan indah jalan ini,"ucapnya.

Hal senada di katakan Marta (35) warga kelurahan kuripan, jalur tersebut memang sudah selayaknya di lakukan perbaikan, karena memang sudah lama mengalami kerusakan, ia bersama istri serta anaknya sering melakukan jalan-jalan sore (Nyore) dengan menggunakan kendaraan bermotor, menurutnya akses jalan itu bukan hanya untuk menuju RSUD semata, namu jika menjelang sore hari banyak masyarakat terutama muda-mudi yang berkendara sekedar untuk menikmati waktu sorenya, kemudian akses warga karena jalan ini juga menghubungkan ke beberapa Pekon di Kotaagung.

Selain itu, pemerintah kabupaten juga sering menggelar kegiatan besar di Gedung Fasilitas Utama (GFU) dan Gedung Serba guna (GSG), sebab di islamic Centre itu selain RSUDBM, ada Kantor Kecamatan Kotaagung, kantor UPT Pendidikan, UPT Pertanian, Sekolah Menengah Atas (SMA) 2 Kotaagung, dan Masjid Besar Islamic Centre serta beberapa gedung lainnya milik Pemkab Tanggamus.

" Selain menuju ke RSUD, ini juga merupakan akses ke beberapa Pekon di Kotaagung, dan banyak juga masyarakat yang berkendara hanya sekedar menikmati waktu sorenya, entah dengan keluarga, sahabat bahkan bersama teman-temannya, pokoknya cukup ramai jika sudah jelang sore hari khususnya sepeda motor, sejak di lakukan perbaikan oleh pemkab Tanggamus sekarang ketika berkendara sore hari jadi lebih nyaman dan aman,"jelasnya.

Mewakili masyarakat ia pun sangat mengapresiasi kinerja pemerintah daerah Kabupaten dan Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani,SE.MM atas perbaikan yang telah dilakukan saat ini, dan juga turut mengucapkan terima kasih sehingga masyarakat kini merasa nyaman dan aman ketika berkendara pada sore hari, sebab selama ini hanya jalur sebelah kiri di rasa aman, sehingga sering berlawanan arah dengan pengendara lainnya, namun itu dahulu sebab sekarang sudah cukup mulus jalan tersebut.

" Tapi sekarang, saya lihat enggak ada lagi mas, masyarakat yang berkendara satu arah di jalur sebelah kiri, karena jalur sebelah kanan telah rampung dilakukan perbaikannya, jadi warga saat ini sudah tertib melintas sesuai dengan jalur arah yang sebenarnya, terima kasih kepada Pemkab Tanggamus melalui dinas PUPR, saya dan warga lainnya khususnya Kotaagung cukup mengapresiasi keseriusan pemerintah, karna jalan kini telah bagus dan mulus dengan di Hotmix,"tandasnya. (Rudi)

Selasa, Juni 23

DPC AWPI Tanggamus Gelar Baksos, Bagikan Masker dan Paket Sembako

DPC AWPI Tanggamus Gelar Baksos, Bagikan Masker dan Paket Sembako


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPC AWPI) Kabupaten Tanggamus menggelar Bakti sosial (Baksos) dengan membagikan masker kain di lingkungan Pemkab Tanggamus dan paket sembako untuk masyarakat miskin di Kotaagung. Selasa, 23/06/2020.

Kegiatan ini yang ke 3 kalinya digelar, dimana sebelumnya menggelar kegiatan serupa di beberapa titik di kecamatan Kotaagung, untuk kali ini DPC AWPI menyiapkan 500 pcs masker dan 200 paket sembako, dalam kegiatan ini juga di pimpin langsung oleh ketua DPC AWPI Tanggamus Imron Tara, Sekretaris Mat Helmi, bendahara Antoni serta jajaran AWPI lainnya.

Ketua DPC AWPI Tanggamus Imron Tara menyampaikan bahwa, kegiatan baksos ini merupakan yang ke 3 kalinya digelar oleh AWPI Tanggamus, untuk masker jenis kain ini, diserahkan secara simbolis untuk para pegawai melalui kepala dinas masing-masing seperti Disdukcapil Tanggamus Maradona, Diskominfo Sabaruddin, dan Sekretariat Daerah Tanggamus yang diwakili oleh asisten bidang ekonomi dan pembangunan Sukisno serta dinas-dinas lainnya.


" Hari ini DPC AWPI Kabupaten Tanggamus mengadakan bakti sosial, tadi sudah kita serahkan secara simbolis kepada satker terkait berupa masker untuk dibagikan kepada pegawainya dan masyarakat di sekitaran Kotaagung kemudian ada juga sembako sebanyak 200 paket untuk para fakir miskin, yang akan disebar di beberapa kecamatan di Tanggamus,"Ujar Ketua yang dikenal murah senyum kepada teman-teman jurnalis ini.

Kemudian, Imron Tara berharap, kegiatan baksos ini dapat meringankan beban yang ada di masyarakat, dan ini adalah bentuk kepedulian DPC AWPI selaku insan pers yang ada di Tanggamus kepada masyarakat yang tak mampu.

Lalu, masyarakat pun harus terus mengikuti himbauan pemerintah dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), Sosial Dystancing, dan gunakan masker apabila bepergian, ini dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran Corona virus deases (Covid 19) di kabupaten berjuluk bumi begawi Jejama ini.

" Karna dampak dari pandemi covid 19 ini sangat luar biasa yang kita rasakan sampai saat ini, khususnya sektor ekonomi, semoga bantuan baksos ini dapat meringankan beban mereka di tengah pandemi covid 19 walaupun saat ini pemerintah telah menerapkan new normal, namun masyarakat juga harus disiplin dengan menjaga jarak, pakai masker jika keluar rumah, dan terapkan PHBS,"tandasnya.

Sementara itu Kepala diskominfo Drs. Sabaruddin mengucapkan terimakasih kepada DPC AWPI beserta jajarannya yang telah menggelar kegiatan yang sangat bermanfaat ini, ia mewakili pemerintah kabupaten Tanggamus mengapresiasi langkah yang telah di ambil teman-teman DPC AWPI Kabupaten Tanggamus ini.

" Organisasi DPC Awpi Tanggamus hari ini telah membantu para pengguna masker khususnya kita dinas Kominfo Tanggamus, ini merupakan suri teladan kepada kawan-kawan Media pers, yang telah banyak berpartisipasi terhadap penanggulangan dampak Covid-19 di Tanggamus ini. Saya sangat mengapresiasi kepada kawan kawan DPC AWPI Tanggamus yang sering membagikan masker dan sembako di jalan kepada masyarakat yang ada di kabupaten Tanggamus ini,"pungkasnya Sabaruddin.(Rudi)

Rabu, Juni 10

Seorang Nenek Digendong Pak Polisi Saat Pengambilan BST, Ini Kata Pak Polisi !!!

Seorang Nenek Digendong Pak Polisi Saat Pengambilan BST, Ini Kata Pak Polisi !!!

 

Tubabar, www.lampungheadlines.com - Ada pemandangan yang tak biasa ketika penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Pulung Kencana Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung Rabu (10/06/2020).

Terlihat, seorang anggota Polsek Tulang Bawang Tengah  membopong seorang nenek lanjut usia ketika pulang mengambil BST.

Aipda Abdul Khodir, anggota Polsek Tulang Bawang Tengah yang saat itu melakukan pengamanan, langsung menghampiri nenek tersebut dan membopongnya

Kejadian ini langsung menjadi pusat perhatian sejumlah warga lain yang antre menunggu giliran penerimaan BST.

Aipda Abdul Khodir tetap menunjukkan profesionalitasnya dalam bekerja untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat setempat yang membutuhkan bantuan.

Aipda Abdul Khodir mengaku tak tega melihat nenek yang dibopongnya tersebut ketika hendak berjalan bertatih-tatih menuju mobil sesudah mengambil Bantuan Sosial Tunai (BST).

Ia merasa terpanggil hatinya ketika melihat nenek lanjut usia tak berpikir panjang, ia mengaku langsung menghampiri nenek itu dan membopongnya hingga ke dalam mobil yang terparkir di depan Kantor Pos Pulung Kencana.

"Saya merasa kasihan, karena melihat nenek itu berjalan perlahan-lahan kayak mau jatuh, sehingga saya merasa terpanggil untuk menolongnya," kata "Saya merasa kasihan, karena melihat nenek itu berjalan perlahan-lahan kayak mau jatuh, sehingga saya merasa terpanggil untuk menolongnya," kata Aipda Abdul Khodir.

Selain itu, Aipda Abdul Khodir menjelaskan, ia bertemu dengan nenek lansia tersebut, ketika melakukan pengamanan dan monitoring kegiatan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Pulung Kencana bersama rekan kerjanya.

"Personil Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak hanya terjadi saat tindak pidana maupun pengamanan saat ada event saja, namun juga dalam hal membantu warga yang mengalami kesulitan," pungkasnya (Taufik).

Rabu, Mei 27

New Normal, Irwandi Harapkan Pemerintah Tanggamus Perhatikan Ponpes

New Normal, Irwandi Harapkan Pemerintah Tanggamus Perhatikan Ponpes


Tanggamus, www.lampungheadlines.com - New normal kini semakin diperbincangkan seiring dengan pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai.
Seperti diketahui, semenjak merebaknya COVID-19 di penjuru dunia, termasuk Indonesia khususnya kabupaten Tanggamus aktifitas masyarakat sangat dibatasi, mulai dari lebih banyak berktifitas di rumah hingga mengenakan protokol kesehatan ketika berada di ruang area publik.

Wakil ketua I DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga angkat bicara dalam mencermati perkembangan terakhir tentang pandemi Covid-19 di Indonesia khususnya kabupaten Tanggamus, ia mengatakan bahwa arah kebijakan pemerintah pusat yang akan menerapkan konsep kehidupan new normal (kenormalan baru), yaitu penerapan pola hidup baru untuk menyelamatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam masa pandemi Covid-19 hingga ditemukannya vaksin penangkal Covid-19. Sehingga dari itu Pemkab Tanggamus harus bersiap untuk menerapkan new normal di kabupaten yang Berjuluk bumi Begawi jejama ini. Rabu, 27/05/2020.

" Seperti salah satunya kondisi sarana dan prasarana pesantren, sebagian besar belum memenuhi standar kesehatan, terlebih protokol Covid-19 untuk menjalankan konsep new normal. Kebutuhan sarana dan prasarana itu seperti Pusat Kesehatan Pesantren (Puskestren) beserta tenaga dan alat medis,"ungkapnya.

Lanjutnya, sarana Mandi, Cuci, Kaktus (MCK) yang memenuhi standar protokol Covid-19, wastafel portabel dan penyemprotan disinfektan alat Perlindungan Diri (APD), alat rapid test, hand sanitizer, serta masker, lalu kebutuhan penambahan ruangan untuk ruang karantina,  isolasi mandiri, ruang asrama dan ruang kelas untuk memenuhi standar penerapan physical distancing.

Kondisi ini harus segera diantisipasi dan ditangani serta dicarikan solusi terutama oleh pemerintah pusat hingga pemkab daerah tanggamus, apabila dibiarkan tanpa ada intervensi dan bantuan nyata dari pemerintah, pesantren dengan segala potensinya akan menjadi problem besar bagi bangsa ini. Pemerintah harus memberikan bantuan nyata kepada pesantren dalam bentuk, memfasilitasi rapid test dan pemeriksaan swab massal untuk seluruh kiai dan santri sebagai penanda dimulai kegiatan belajar di pesantren.

" Pemenuhan kebutuhan ketahanan pangan dan ekonomi pesantren untuk santri yang kembali ke pesantren minimal selama 14 hari yang mengikuti ketentuan isolasi mandiri, penyediaan sarana dan prasarana belajar yang memenuhi standar new normal, termasuk di dalamnya digitalisasi proses belajar mengajar di pesantren,"pungkasnya. (Rudi)